Tampilkan postingan dengan label World Cup 2018. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label World Cup 2018. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2018

Lebih Dari 66 ribu Suporter Islandia Bakal Ramaikan Rusia

Piala Dunia 2018 akan digelar di Rusia pada juni hingga juli mendatang, meski masih menyisakan empat bulan lagi antusias para penggemar sepak bola sudah mulai terlihat. Tidak hanya para peserta kompetisi terbesar di dunia itu yang mempersiapkan diri, para suporter dari masing-masing negara yang akan bermain pada ajang tersebut juga tengah mempersiapkan diri.


Islandia adalah salah satu peserta di babak Final Piala Dunia yang diselenggarakan di Rusia itu. Ini adalah pertama kalinya Islandia bermain di pagelaran terbesar sepak bola di dunia. Cerita mereka memang seperti dongeng.

Islandia sudah mencuri perhatian para penggiat sepak bola ketika mereka lolos untuk pertama kalinya ke Piala Eropa dua tahun yang lalu di 2016. Tidak hanya itu, mereka juga mencetak sejarah dengan lolos dari babak penyisihan grup dan sampai ke babak perempat-final! Betapa bahagianya mereka ketika sukses menumbangkan tim nasional Inggris yang tentunya lebih diunggulkan. Dengan skor akhir 2-1 untuk Islandia, The Three Lions harus pulang lebih cepat dari Piala Eropa.

Piala Dunia 2018: 66 ribu Suporter Islandia Akan Ramaikan Rusia – Cerita mereka akan berlanjut di Rusia nanti. Penduduk Islandia pun sudah bersiap-siap untuk mendukung timnya di sana. Menurut data yang diberikan oleh Kedutaan Besar Islandia di Rusia, total ada 66 ribu orang yang sudah memesan tiket Piala Dunia. Terhitung di tahun 2016 saja, total populasi di salah satu negara Skandinavia tersebut berjumlah 334,352 jiwa.

Nah, jika benar ada 66 ribu orang yang memesan tiket, berarti 20 persen dari total penduduk Islandia akan terbang ke Rusia pada Juni nanti!

Pada Piala Dunia 2018 ini Islandia berada satu grup dengan tim unggulan Argentina, dan juga dua kuda hitam Piala Dunia 2018 Rusia ini yaitu Kroasia dan Nigeria.

Televisi Rusia Menunjuk Jose Mourinho Sebagai Komentator Piala Dunia 2018


Pada Piala Dunia 2018 nanti manajer Manchester United, Jose Mourinho akan menjadi komentator di Televisi Rusia. Jose Mourinho telah menandatangani kontrak untuk menjadi komentator bagi jaringan televisi Rusia yang didanai negara, RT, untuk keperluan Piala Dunia 2018, Juni mendatang.

Berbicara kepada RT.com, Mourinho mengatakan menyambut antusias menjadi bagian dari pergelaran olahraga terbesar di dunia itu pada musim panas mendatang.

Jose Mourinho Ditunjuk Sebagai Komentator Piala Dunia 2018 Oleh Televisi Rusia – Mourinho akan bekerja sama dengan mantan kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel, untuk menjadi komentator dari seri tayangan menyongsong dan selama Piala Dunia 2018 berlangsung.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan tim di RT,” ucap Mourinho. “Saya tidak sabar menghadiri Piala Dunia di Rusia musim panas ini dan membagikan pandangan saya tentang pertandingan.”

Pemimpin Redaksi RT Margarita Simonyan berujar, “Kami terus mengusahakan tim impian RT. Sekarang kami punya seorang pelatih.”

Keputusan Mourinho menandatangani kontrak menjadi komentator Piala Dunia 2018 dengan jaringan televisi yang sebelumnya bernama Russia Today itu mendapat sorotan. Jaringan televisi ini mendapat kritik sejak berdiri pada 2005.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah meresmikan jaringan televisi baru itu sebagai siaran alternatif Rusia terhadap BBC dan CNN.

Selasa, 27 Maret 2018

Piala Dunia 2018, Macos Rojo Yakin Argentina Juara Karena Ada Lionel Messi


Lionel Messi di Argentina, Marcos Rojo Yakin Bisa Juarai Piala Dunia 2018 – Argentina akan menjadi salah satu peserta Piala Dunia 2018 nanti di Rusia, Argentina juga menjadi salah satu tim yang diunggulkan akan menjadi juar di Piala Dunia 2018 nanti.

Bek Manchester United Marcos Rojo juga] meyakini Argentina punya peluang besar untuk menjuarai Piala Dunia 2018 bersama Lionel Messi.

Messi tak terbantahkan lagi merupakan salah satu pemain terbaik di dunia, dengan ia nyaris mengantar negaranya menjadi juara di gelaran empat tahun lalu yang dilangsungkan di Brasil, meski akhirnya harus kalah dari Jerman di final.

Lionel Messi di Argentina, Marcos Rojo Yakin Bisa Juarai Piala Dunia 2018 – Bintang Barcelona Messi berhasil membawa Albiceleste ke putaran final untuk Rusia mendatang lewat hat-trick yang ia cetak ke gawang Ekuador di partai terakhir babak kualifikasi pada Oktober lalu, dan Rojo optimistis menyoal peluang negaranya.

“Ini akan sulit untuk menjuarai Piala Dunia namun kami percaya pada kemampuan kami,” kata Rojo kepada laman resmi klub. “Kami punya pemain terbaik di dunia, Lionel Messi, dan kami semua punya hati besar ketika mengenakan jersey Argentina.”

Lionel Messi di Argentina, Marcos Rojo Yakin Bisa Juarai Piala Dunia 2018 – Di Piala Dunia nanti, Argentina terundi di Grup D bersama Kroasia, Islandia dan Nigeria. Pasukan Jorge Sampaoli itu akan memainkan laga perdananya di Rusia dengan menghadapi Islandia di Otkrytiye Arena pada Sabtu (16/6) malam WIB.

Rabu, 14 Maret 2018

Daftar Juara Piala Dunia Dari Tahun 1930 Sampai 2014

Foto (c) salingsharingyuks

Piala Dunia atau World Cup memiliki nama resmi FIFA World Cup adalah merupakan sebuah kejuaraan tertinggi di dunia sepakbola. Turnamen yang mempertemukan seluruh negara-negara di dunia ini kemungkinan bahkan merupakan acara olahraga yang paling populer di dunia, menarik jutaan pemirsa televisi dalam setiap edisinya.

Kompetisi pertama untuk Piala Dunia ini diselenggarakan pada tahun 1930 oleh FIFA dan dimenangkan oleh tuan rumah Uruguay. Kompetisi ini berlangsung setiap empat tahun namun Piala Dunia absen di tahun 1942 dan 1946 karena terjadinya Perang Dunia II.

Saat ini Piala Dunia memiliki babak eliminasi sebelum melaju ke babak putaran final yang disebut dengan Pra-Piala Dunia atau babak kualifikasi. Seluruh negara di dunia terlibat dalam babak kualifikasi ini berdasarkan zona atau wilayahnya masing-masing. Seluruh tim pemenang yang mendapatkan jatah atau tiket langsung kebabak final akan terkumpul sejumlah 32 tim nasional dari seluruh benua.

Tidak seperti sepakbola di Olimpiade, tim-tim yang berkompetisi di Piala Dunia tidak dibatasi oleh usia tertentu atau status. Pemain yang berusia diatas atau kurang dari 23 tahun boleh berkompetisi di kejuaraan ini dengan status profesional atau amatir. Jadi kompetisi ini lebih mendekati konteks terbaiknya sebagai sebuah turnamen atau kejuaraan berlabel dunia sesungguhnya.

Pemenang akan mendapatkan status sebagai juara dunia dan akan mendapatkan sebuah Piala. Dari tahun 1930 hingga 1970 Piala Dunia mengenal sebuah Trophy yang disebut dengan Jules Rimet Cup. Dinamai demikian untuk menghormati jasa dari pelopor berlangsungnya Piala Dunia, Jules Rimet seorang ketua FIFA asal Prancis.

Piala Jules Rimet ini telah diberikan secara permanen kepada Brasil pada tahun 1970 yang menjadi negara pertama yang mampu meraih tiga kali kemenangan di Piala Dunia yakni tahun 1958, 1962 dan 1970. Untuk menggantikan Jules Rimet Cup ini, FIFA membuat sebuah Piala baru yang diberi nama FIFA World Cup.

Daftar Lengkap Juara Piala Dunia ( 1930 – 2014 )

TAHUNHASIL
1930Uruguay4Argentina2
1934Italia*2Cekoslowakia1
1938Italia4Hungaria2
1950Uruguay2Brasil1
1954Jerman Barat3Hungaria2
1958Brasil5Swedia2
1962Brasil3Cekoslowakia1
1966Inggris*4Jerman Barat2
1970Brasil4Italia1
1974Jerman Barat2Belanda1
1978Argentina*3Belanda1
1982Italia3Jerman Barat1
1986Argentina3Jerman Barat2
1990Jerman Barat1Argentina0
1994Brasil**0Italia0
1998Prancis3Brasil0
2002Brasil2Jerman0
2006Italia**1Prancis1
2010Spanyol*1Belanda0
2014Jerman*1Argentina0
* Menang lewat perpanjangan waktu
** Menang Lewat Adu Penalti

Hingga saat ini baru ada delapan negara saja di seluruh dunia yang mampu mengangkat Trophy Piala Dunia ini. Brasil menjadi negara tersering menjadi juara dengan koleksi lima gelar juara disusul oleh Italia dan Jerman ( Jerman Barat ) dengan masing-masing meraih empat gelar juara. Sedangkan Spanyol menjadi negara baru terakhir yang mampu menjadi juara yang diraihnya pada tahun 2010 di Afrika Selatan.

Selasa, 13 Maret 2018

Kilas Balik, Sejarah Piala Dunia FIFA

Foto (c) SINDOnews

Di seluruh cabang olahraga agaknya tidak ada satu pun kejuaraan yang mampu menandingi gemerlap dan meriahnya ajang Piala Dunia FIFA. Sejak pertama kali digelar pada tahun 1930, kejuaraan nomor satu dari FIFA ini terus berkembang dan mencapai popularitas dan prestise yang tinggi.

Sejarah Piala Dunia dimulai ketika sekelompok pengurus sepakbola di negara Prancis yang dipimpin oleh Jules Rimet mengemukakan sebuah gagasan untuk mempertandingkan cabang olahraga antar negara sehingga didapatkan sebuah negara yang benar-benar kuat di dunia. Negara yang menjadi juara akan mendapatkan sebuah trophy dan mendapatkan gelar sebagai juara dunia.

Hal tersebut dikemukakan dalam rapat pengurus FIFA pada tahun 1920 dan mendapatkan respons yang positif. Untuk mewujudkan hal tersebut dibuatlah sebuah trophy dari emas asli yang dinamakan Piala Jules Rimet. Sepuluh tahun kemudian, turnamen sepakbola pertama antara negara-negara di dunia di pentaskan di Uruguay yang terpilih menjadi tuan rumahnya.

Piala Dunia dengan trophy Jules Rimet ini di pertandingkan tiga kali hingga Perang Dunia kedua mengakhiri untuk sementara kejuaraan tertinggi sepakbola ini.

Usai berakhirnya Perang Dunia, Piala Dunia FIFA dilanjutkan dan semenjak itu status dan popularitasnya dengan cepat menanjak dan menjadi olahraga tunggal yang terbesar di dunia modern.

Pada tahun 1958 FIFA memutuskan untuk memilih tuan rumah secara bergantian antara Eropa dan Amerika hingga kemudian pada tahun 1996 Komite Eksekutif FIFA memutuskan untuk memilih Korea Selatan dan Jepang sebagai tuan rumah Asia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Sejak tahun 1930, Piala Dunia telah berlangsung selama 16 kali dan hanya menampilkan tujuh negara saja sebagai pemenangnya. Berbagai kejadian heroik, drama dan kejadian luar biasa lainnya telah turut menjadikan ajang ini sebagai turnamen yang paling di tunggu oleh seluruh penggemar sepakbola di seluruh dunia seperti ketika Amerika Serikat mengalahkan Inggris pada tahun 1950, Italia dikalahkan oleh Korea Utara pada tahun 1966, kemunculan Kamerun pada tahun 1980-an serta tentu saja kekalahan Argentina sebagai juara bertahan Piala Dunia atas Kamerun di Italia.

Hari ini, Piala Dunia FIFA telah menjadi ajang olahraga yang paling ditunggu. Pada Piala Dunia 1998 di Prancis jumlah penonton pertandingan ini mencapai total 37 Miliar termasuk sekitar 1,3 Miliar penonton di seluruh dunia hanya untuk satu partai final Piala Dunia. Sementara lebih dari sekitar 2,7 juta orang berkumpul untuk menyaksikan 64 pertandingan secara langsung di stadion-stadion Prancis.

Selama bertahun-tahun Piala Dunia memang telah menghasilkan banyak perubahan namun bagaimana pun fokus utama tetaplah sama pada trophy emas berkilauan yang menjadi ambisi utama setiap pesepakbola di seluruh dunia.