Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2018

Televisi Rusia Menunjuk Jose Mourinho Sebagai Komentator Piala Dunia 2018


Pada Piala Dunia 2018 nanti manajer Manchester United, Jose Mourinho akan menjadi komentator di Televisi Rusia. Jose Mourinho telah menandatangani kontrak untuk menjadi komentator bagi jaringan televisi Rusia yang didanai negara, RT, untuk keperluan Piala Dunia 2018, Juni mendatang.

Berbicara kepada RT.com, Mourinho mengatakan menyambut antusias menjadi bagian dari pergelaran olahraga terbesar di dunia itu pada musim panas mendatang.

Jose Mourinho Ditunjuk Sebagai Komentator Piala Dunia 2018 Oleh Televisi Rusia – Mourinho akan bekerja sama dengan mantan kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel, untuk menjadi komentator dari seri tayangan menyongsong dan selama Piala Dunia 2018 berlangsung.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan tim di RT,” ucap Mourinho. “Saya tidak sabar menghadiri Piala Dunia di Rusia musim panas ini dan membagikan pandangan saya tentang pertandingan.”

Pemimpin Redaksi RT Margarita Simonyan berujar, “Kami terus mengusahakan tim impian RT. Sekarang kami punya seorang pelatih.”

Keputusan Mourinho menandatangani kontrak menjadi komentator Piala Dunia 2018 dengan jaringan televisi yang sebelumnya bernama Russia Today itu mendapat sorotan. Jaringan televisi ini mendapat kritik sejak berdiri pada 2005.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah meresmikan jaringan televisi baru itu sebagai siaran alternatif Rusia terhadap BBC dan CNN.

Selasa, 27 Maret 2018

Piala Dunia 2018, Macos Rojo Yakin Argentina Juara Karena Ada Lionel Messi


Lionel Messi di Argentina, Marcos Rojo Yakin Bisa Juarai Piala Dunia 2018 – Argentina akan menjadi salah satu peserta Piala Dunia 2018 nanti di Rusia, Argentina juga menjadi salah satu tim yang diunggulkan akan menjadi juar di Piala Dunia 2018 nanti.

Bek Manchester United Marcos Rojo juga] meyakini Argentina punya peluang besar untuk menjuarai Piala Dunia 2018 bersama Lionel Messi.

Messi tak terbantahkan lagi merupakan salah satu pemain terbaik di dunia, dengan ia nyaris mengantar negaranya menjadi juara di gelaran empat tahun lalu yang dilangsungkan di Brasil, meski akhirnya harus kalah dari Jerman di final.

Lionel Messi di Argentina, Marcos Rojo Yakin Bisa Juarai Piala Dunia 2018 – Bintang Barcelona Messi berhasil membawa Albiceleste ke putaran final untuk Rusia mendatang lewat hat-trick yang ia cetak ke gawang Ekuador di partai terakhir babak kualifikasi pada Oktober lalu, dan Rojo optimistis menyoal peluang negaranya.

“Ini akan sulit untuk menjuarai Piala Dunia namun kami percaya pada kemampuan kami,” kata Rojo kepada laman resmi klub. “Kami punya pemain terbaik di dunia, Lionel Messi, dan kami semua punya hati besar ketika mengenakan jersey Argentina.”

Lionel Messi di Argentina, Marcos Rojo Yakin Bisa Juarai Piala Dunia 2018 – Di Piala Dunia nanti, Argentina terundi di Grup D bersama Kroasia, Islandia dan Nigeria. Pasukan Jorge Sampaoli itu akan memainkan laga perdananya di Rusia dengan menghadapi Islandia di Otkrytiye Arena pada Sabtu (16/6) malam WIB.

Yuk Kenali Telstar 18, Bola Resmi Piala Dunia 2018 Rusia

Piala Dunia 2018 akan diselenggarakan pada tahun ini, Piala Dunia 2018 ini akan digelar di Rusia pada tanggal 14 Juni hingga 15 Juli 2018. FIFA selaku otoritas tertinggi dalam dunia sepakbola resmi meliris bola yang akan digunakan pada seluruh pertandingan dalam ajang Piala Dunia 2018 di Rusia.


Pada 9 November 2017 yang lalu FIFA secara resmi menggelar acara launching Bola resmi Piala Dunia 2018 yang diberi nama Telstar 18 yang bertempat di Moskow, Rusia.

Insipirasi dan Arti Nama

Bola yang diberi nama Telstar 18 dibuat dan terinsipirasi langsung dari salah satu bola paling ikonik yang pernah digunakan di Piala Dunia 1970 di Meksiko, Telstar. Keinginan tersebut juga tergambar langsung dari nama yang digunakan, Telstar akronim dari Television Star atau Star of Television (bintang televisi).

Keputusan yang diambil oleh FIFA tersebut diharapkan dengan kehadiran dari Tetlstar 18 mampu mengangkat pamor bola resmi Piada Dunia yang pernah dilakukan oleh pendahulunya Telstar pada 1970 beberapa dekade silam.

Desain

Bicara soal bola pada masa kini tentu saja tidak lepas dari desain yang modern. Desain yang digunakan pada Bola Resmi Piala Dunia 2018 hampir mencapai 90% kemiripan dengan pendahulunya. Desain yang terbilang simpel dengan dasar putih dan beberapa motif berwarna hitam terlihat begitu elegant.

Perbedaannya jika pada Telstar 1970 menggunakan motif pentagonal dengan warna hitam, pada Telstar 18 motif hitam memiliki desain yang menyerupai bentuk jajargenjang dengan sentuhan tambahan mozaik antara hitam dan putih yang membuat tampilannya terlihat begitu modern.

Warna hitam dan putih dipilih agar bola dapat terlihat dengan jelas ketika kita menyaksikan siaran langsung Piala Dunia 2018 dari layar kaca ataupun smartphone. Motifnya tersebut sepintas juga menyerupai satelit komersial pertama yang diluncurkan keluar angkasa pada juli 1962, Telstar.

Teknologi pada Telstar 18

Selain memiliki desain yang lebih modern daru segi penampilan dibandingkan dengan pendahulunya, Telstar 18 telah mengalami peningkatan kualitas yang jauh lebih baik dengan bantuan teknologi yang begitu berkembang pada saat ini.

Adidas selaku produsen dari Bola Resmi Piala Dunia 2018 menyematkan teknologi mutakhir yang diyakini akan membantu pemain untuk dapat menendang dan mengarahkan bola dengan tingkat ke akuratan yang maksimal.

Tidak sampai disitu saja, Telstar 18 juga dipasangkan Chip NCF yaitu Near Field Communication yang akan membuat para penonton dapat merasakan sensasi bola saat berada dilapangan pertandingan lewat layar smartphone.

Rabu, 14 Maret 2018

Daftar Juara Piala Dunia Dari Tahun 1930 Sampai 2014

Foto (c) salingsharingyuks

Piala Dunia atau World Cup memiliki nama resmi FIFA World Cup adalah merupakan sebuah kejuaraan tertinggi di dunia sepakbola. Turnamen yang mempertemukan seluruh negara-negara di dunia ini kemungkinan bahkan merupakan acara olahraga yang paling populer di dunia, menarik jutaan pemirsa televisi dalam setiap edisinya.

Kompetisi pertama untuk Piala Dunia ini diselenggarakan pada tahun 1930 oleh FIFA dan dimenangkan oleh tuan rumah Uruguay. Kompetisi ini berlangsung setiap empat tahun namun Piala Dunia absen di tahun 1942 dan 1946 karena terjadinya Perang Dunia II.

Saat ini Piala Dunia memiliki babak eliminasi sebelum melaju ke babak putaran final yang disebut dengan Pra-Piala Dunia atau babak kualifikasi. Seluruh negara di dunia terlibat dalam babak kualifikasi ini berdasarkan zona atau wilayahnya masing-masing. Seluruh tim pemenang yang mendapatkan jatah atau tiket langsung kebabak final akan terkumpul sejumlah 32 tim nasional dari seluruh benua.

Tidak seperti sepakbola di Olimpiade, tim-tim yang berkompetisi di Piala Dunia tidak dibatasi oleh usia tertentu atau status. Pemain yang berusia diatas atau kurang dari 23 tahun boleh berkompetisi di kejuaraan ini dengan status profesional atau amatir. Jadi kompetisi ini lebih mendekati konteks terbaiknya sebagai sebuah turnamen atau kejuaraan berlabel dunia sesungguhnya.

Pemenang akan mendapatkan status sebagai juara dunia dan akan mendapatkan sebuah Piala. Dari tahun 1930 hingga 1970 Piala Dunia mengenal sebuah Trophy yang disebut dengan Jules Rimet Cup. Dinamai demikian untuk menghormati jasa dari pelopor berlangsungnya Piala Dunia, Jules Rimet seorang ketua FIFA asal Prancis.

Piala Jules Rimet ini telah diberikan secara permanen kepada Brasil pada tahun 1970 yang menjadi negara pertama yang mampu meraih tiga kali kemenangan di Piala Dunia yakni tahun 1958, 1962 dan 1970. Untuk menggantikan Jules Rimet Cup ini, FIFA membuat sebuah Piala baru yang diberi nama FIFA World Cup.

Daftar Lengkap Juara Piala Dunia ( 1930 – 2014 )

TAHUNHASIL
1930Uruguay4Argentina2
1934Italia*2Cekoslowakia1
1938Italia4Hungaria2
1950Uruguay2Brasil1
1954Jerman Barat3Hungaria2
1958Brasil5Swedia2
1962Brasil3Cekoslowakia1
1966Inggris*4Jerman Barat2
1970Brasil4Italia1
1974Jerman Barat2Belanda1
1978Argentina*3Belanda1
1982Italia3Jerman Barat1
1986Argentina3Jerman Barat2
1990Jerman Barat1Argentina0
1994Brasil**0Italia0
1998Prancis3Brasil0
2002Brasil2Jerman0
2006Italia**1Prancis1
2010Spanyol*1Belanda0
2014Jerman*1Argentina0
* Menang lewat perpanjangan waktu
** Menang Lewat Adu Penalti

Hingga saat ini baru ada delapan negara saja di seluruh dunia yang mampu mengangkat Trophy Piala Dunia ini. Brasil menjadi negara tersering menjadi juara dengan koleksi lima gelar juara disusul oleh Italia dan Jerman ( Jerman Barat ) dengan masing-masing meraih empat gelar juara. Sedangkan Spanyol menjadi negara baru terakhir yang mampu menjadi juara yang diraihnya pada tahun 2010 di Afrika Selatan.

Selasa, 13 Maret 2018

Kilas Balik, Sejarah Piala Dunia FIFA

Foto (c) SINDOnews

Di seluruh cabang olahraga agaknya tidak ada satu pun kejuaraan yang mampu menandingi gemerlap dan meriahnya ajang Piala Dunia FIFA. Sejak pertama kali digelar pada tahun 1930, kejuaraan nomor satu dari FIFA ini terus berkembang dan mencapai popularitas dan prestise yang tinggi.

Sejarah Piala Dunia dimulai ketika sekelompok pengurus sepakbola di negara Prancis yang dipimpin oleh Jules Rimet mengemukakan sebuah gagasan untuk mempertandingkan cabang olahraga antar negara sehingga didapatkan sebuah negara yang benar-benar kuat di dunia. Negara yang menjadi juara akan mendapatkan sebuah trophy dan mendapatkan gelar sebagai juara dunia.

Hal tersebut dikemukakan dalam rapat pengurus FIFA pada tahun 1920 dan mendapatkan respons yang positif. Untuk mewujudkan hal tersebut dibuatlah sebuah trophy dari emas asli yang dinamakan Piala Jules Rimet. Sepuluh tahun kemudian, turnamen sepakbola pertama antara negara-negara di dunia di pentaskan di Uruguay yang terpilih menjadi tuan rumahnya.

Piala Dunia dengan trophy Jules Rimet ini di pertandingkan tiga kali hingga Perang Dunia kedua mengakhiri untuk sementara kejuaraan tertinggi sepakbola ini.

Usai berakhirnya Perang Dunia, Piala Dunia FIFA dilanjutkan dan semenjak itu status dan popularitasnya dengan cepat menanjak dan menjadi olahraga tunggal yang terbesar di dunia modern.

Pada tahun 1958 FIFA memutuskan untuk memilih tuan rumah secara bergantian antara Eropa dan Amerika hingga kemudian pada tahun 1996 Komite Eksekutif FIFA memutuskan untuk memilih Korea Selatan dan Jepang sebagai tuan rumah Asia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Sejak tahun 1930, Piala Dunia telah berlangsung selama 16 kali dan hanya menampilkan tujuh negara saja sebagai pemenangnya. Berbagai kejadian heroik, drama dan kejadian luar biasa lainnya telah turut menjadikan ajang ini sebagai turnamen yang paling di tunggu oleh seluruh penggemar sepakbola di seluruh dunia seperti ketika Amerika Serikat mengalahkan Inggris pada tahun 1950, Italia dikalahkan oleh Korea Utara pada tahun 1966, kemunculan Kamerun pada tahun 1980-an serta tentu saja kekalahan Argentina sebagai juara bertahan Piala Dunia atas Kamerun di Italia.

Hari ini, Piala Dunia FIFA telah menjadi ajang olahraga yang paling ditunggu. Pada Piala Dunia 1998 di Prancis jumlah penonton pertandingan ini mencapai total 37 Miliar termasuk sekitar 1,3 Miliar penonton di seluruh dunia hanya untuk satu partai final Piala Dunia. Sementara lebih dari sekitar 2,7 juta orang berkumpul untuk menyaksikan 64 pertandingan secara langsung di stadion-stadion Prancis.

Selama bertahun-tahun Piala Dunia memang telah menghasilkan banyak perubahan namun bagaimana pun fokus utama tetaplah sama pada trophy emas berkilauan yang menjadi ambisi utama setiap pesepakbola di seluruh dunia.

Senin, 26 Februari 2018

Marko Simic Berpeluang ke Piala Dunia 2018 Dampingi Mandzukic

Foto (c) Bola.net

Dalam ajang Piala Presiden 2018, Persija Jakarta mampu menyabet gelar juara setelah mengalahkan Bali United dengan skor 3-0 di babak final. Torehan tersebut menjadi sejarah baru bagi Macan Kemayoran, yang di dua edisi Piala Presiden sebelumnya selalu tersingkir di fase penyisihan grup.

Keberhasilan Persija itu sendiri tidak lepas dari peran salah satu mesin pencetak golnya, Marko Simic. Bagaimana tidak, penyerang kelahiran 23 Januari 1988 itu mampu mencetak 11 gol dan membuatnya juga terpilih sebagai MVP Piala Presiden 2018.


Menariknya, torehan emas Simic di Piala Presiden 2018 itu ternyata tidak hanya menggemparkan publik pencinta sepakbola Tanah Air, tapi juga sampai ke negara asalnya, Kroasia.

Bahkan asosiasi tertinggi sepakbola Kroasia, Hrvatski Nogometni Savez (HNS) ikut memberi ucapan selamat pada Simic. Melalui akun Twitter resminya, HNS mengungkapkan kebangganya pada Simic.

Ucapan selamat yang diucapkan oleh NHS itu sendiri bisa menjadi pertanda Simic untuk kali pertama bisa membela Timnas Senior Kroasia, setelah sebelumnya hanya bermain di level U-19, U-20, dan U-21.

Bila nantinya sungguh-sungguh dipanggil, Simic berkesempatan untuk mendampingi Mario Mandzukic di lini serang Timnas Kroasia yang akan berlaga dalam ajang Piala Dunia 2018 di Rusia.

Seandainya menerima panggilan dari negaranya tersebut, maka publik pencinta sepakbola Tanah Air harus mengubur mimpi melihat Simic berseragam Timnas Indonesia. Pasalnya, seusai memenangkan Piala Presiden 2018, Simic mengaku tertarik untuk menjadi WNI dan menjadi bagian Skuat Garuda


Ini Harga Tiket Nonton Piala Dunia Rusia 2018

Hak Cipta FIFA
Sebentar lagi momen besar sepak bola dunia yang bergulir 4 tahun sekali akan tiba. Berjuta pasang mata akan menyaksikannya dan tak sabar menunggu. Momen akbar tersebut akan bergulir mulai 14 Juni 2018 sampai 15 Juli 2018. Aksi-aksi brilian para pemain top dunia yang akan diingat sejarah. Tentu saja Anda tak ingin melewatkannya bukan? Bahkan Tiketnya sudah bisa kita pesan di laman resmi FIFA.

Seperti diberitakan BBC Sport, para penyuka sepak bola bisa mendapatkan tiket tersebut lewat laman resmi FIFA dan penjualan akan dilakukan dalam dua fase.

Sebagai pesta olahraga paling meriah sejagat raya pihak penyelenggara ingin memanjakan warga Rusia dengan memberikan harga khusus yang jauh lebih rendah dibanding harga umum. Untuk perbandingan, harga tiket paling mahal dipatok untuk partai final sebesar 829 pound (Rp 14,5 juta) untuk kategori satu, sementara warga Rusia juga bisa menonton laga itu dengan tiket seharga 92 pound (Rp 1,6 juta) untuk kategori empat.


Harga tiket final yang bakal diselenggarakan di Stadion Luzhniki memang lebih mahal daripada final Piala Dunia 2014 Brasil. Bedanya mencapai sekitar Rp 2,6 juta dengan laga di Rio de Janeiro.

Harga Tiket Nonton Piala Dunia 2018 Rusia



Kategori 1Kategori 2Kategori 3Kategori 4
Laga pembukaRp7,2 JutaRp5,1 JutaRp2,9 JutaRp735 Ribu
GroupRp2,7 JutaRp2,1 JutaRp1,3 JutaRp297 Ribu
16 BesarRp3,2 JutaRp2,4 JutaRp1,5 JutaRp508 Ribu
Perempat FinalRp4,8 JutaRp3,3 JutaRp2,3 JutaRp875 Ribu
SemifinalRp9,9 JutaRp6,3 JutaRp3,7 JutaRp1 Juta
Peringkat 3&4Rp4,8 JutaRp3,3 JutaRp2,3 JutaRp875 Ribu
FinalRp14,5 JutaRp9,3 JutaRp6 JutaRp1,6 Juta

Channel TV yang Menyiarkan Piala Dunia 2018


Sejatinya siaran Piala Dunia 2018 bisa dinikmati oleh semua wilayah di Indonesia. Namun terkadang terkendala oleh bagus tidaknya sinyal televisi yang ada di wilayah tersebut. Pada prinsipnya channel yang menyiarkan Piala Dunia 2018 di Indonesia melalui saluran UHF dan Satelit. Pada saluran UHF silakan saksikan seluruh pertandingan mulai dari penyisihan grup sampai final di Trans 7 dan Trans TV. Sedangkan untuk channel saluran satelit bisa Anda saksikan melalui Transvision dan K-Vision yang tentunya berbayar.


Jika saluran UHF di wilayah kita bagus terutama channel Trans 7 dan Trans TV maka selayaknya menikmati Piala Dunia melalui saluran ini. Karena tak perlu membayar untuk menyaksikannya. Namun tentu saja kualitas gambarnya jauh dibawah kualitas siaran satelit. Apalagi kali ini Transmedia dan K-vision akan menyiarkan Piala Dunia dengan Resolusi gambar HD atau high definition. Kualitas HD jauh lebih jernih dari kebanyakan siaran satelit yang lain yaitu SD. Pada TV satelit FTA (free to air) di Indonesia, siaran HD baru dimiliki oleh NET TV yang saat ini masih kembali pada siaran SD kemudian Metro TV dan Kompas TV. Selebihnya masih menggunakan siaran dengan resolusi SD. Channel HD memang biasanya dimiliki oleh TV berbayar seperti Tranvision dengan beberapa channel HD andalan dan K-vision yang juga akan menyiarkan piala dunia kali ini dalam resolusi HD.


Tidak Perlu Galau, TV Berbayar Juga Bisa Nonton Langsung Piala Dunia Melalui Saluran Ini


Pagelaran Piala Dunia 2018 akan berlangsung pada 14 Juni hingga 15 Juli tahun depan. Jika tak bisa berangkat ke Rusia untuk melihat langsung pertandingan, pencinta sepakbola bisa menikmati melalui siaran langsung di televisi.
Nah, untuk TV biasa, pertandingan sepakbola bisa ditonton melalui jaringan Grup Transmedia sebagai pemegang hak siar di Indonesia. Artinya, sejumlah pertandingan akan disiarkan melalui Trans TV, Trans 7, dan Transvision.


Bagi yang berlangganan TV kabel atau TV berbayar, pemirsa bisa menikmati tontonan pertandingan sepakbola melalui K-Vision sebagai pemegang hak siar non-eksklusif.

Selasa, 20 Februari 2018

Daftar Stadion-stadion Piala Dunia 2018

Hak Cipta Milik newsx.com
Rusia, Negara yang dijuluki Tirai Besi rupanya telah siap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018. Total 32 negara peserta Piala Dunia akan memperebutkan gelar juara Piala Dunia 2018. Sebanyak 12 stadion pun telah disiapkan yang tersebar di 11 kota berbeda di Rusia. Nah, Berikut informasi seputar stadion-stadion dan kota-kota yang menjadi tempat perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia tersebut.


1. Luzhniki Stadium
Hak Cipta Milik Google Image
Stadion Luzhniki menjadi tempat tujuh pertandingan, termasuk pertandingan pembukaan dan final, telah direkonstruksi besar-besaran sejak 2013 untuk menambah kapasitas menjadi 81 ribu tempat duduk.

Kapasitas : 81.000
Tahun dibuka : 1956 (versi lama), 2017 (setelah renovasi)
Lokasi : Moscow
Pemilik : Timnas Rusia
Jumlah pertandingan : 7 (termasuk semifinal dan final)

2. Spartak Stadium
Hak Cipta Milik The Tomkins Times
Stadion Spartak, markas klub sepak bola Liga Premier Rusia yang mengambil nama yang sama, akan menjadi tuan rumah untuk lima pertandingan, termasuk satu pertandingan babak 16 besar.

Nama lain : Otkrytiye Arena
Kapasitas : 45.360
Tahun dibuka : 2014
Lokasi : Moscow
Pemilik : Spartak Moscow
Jumlah pertandingan : 5


3. Saint Petersburg Stadium
Hak Cipta Milik The Stadium Guide
Butuh waktu satu dasawarsa untuk membangun Stadion Piala Dunia St Petersburg, yang akan menjamu tujuh pertandingan Piala Dunia, termasuk perempat final.St Petersburg didirikan oleh Tsar Peter Agung pada 1703 dan merupakan ibu kota kerajaan Rusia dulunya. Hingga saat ini, St Petersburg tetap menjadi pusat kebudayaan dan seni.

Nama lain : Krestovsky Stadium/Zenit Arena
Kapasitas : 64.287
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Saint Petersburg
Pemilik : Zenit St Petersburg
Jumlah pertandingan : 7 (termasuk semifinal dan perebutan tempat ketiga)

4. Kaliningrad Stadium
Hak Cipta Milik www.stadiumguide.com
Pekerjaan konstruksi masih berlangsung di stadion berkapasitas 35.000 tempat duduk yang akan menggelar empat pertandingan penyisihan grup. Stadion ini dibangun di sebuah pulau, di jantung Kaliningrad.

Nama lain : Arena Baltika
Kapasitas : 35.212
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Kaliningrad
Pemilik : FC Baltika Kaliningrad
Jumlah pertandingan : 4

5. Kazan Arena
Hak Cipta Milik www.stadiumguide.com
Kazan Arena diresmikan pada 2013, ketika menjadi tempat upacara pembukaan dan penutupan Summer Universiade. Stadion ini akan menjadi tempat perhelatan enam pertandingan Piala Dunia, termasuk babak perempat final. Terletak 700 kilometer sebelah timur Moscow, Kazan telah menjadi tempat penyelenggaraan berbagai acara olahraga papan atas pada beberapa tahun terakhir, termasuk Kejuaraan Dunia Olahraga Air 2015 dan Piala Konfederasi.

Kapasitas : 45.379
Tahun dibuka : 2013
Lokasi : Kazan, Tatarstan
Pemilik : Rubin Kazan
Jumlah pertandingan : 6

6. Samara Arena
Hak Cipta Milik Yahoo.com
Samara terletak 850 kilomenter tenggara Moscow, adalah pusat ekonomi dan transportasi di Sungai Volga. Stadion penyelenggara Piala Dunia di Samara akan menjadi tempat empat pertandingan. Satu pertandingan babak penyisihan 16 besar dan perempat final. Pejabat berwenang Rusia mengatakan bahwa pekerjaan konstruksi untuk stadion itu berjalan lambat.


Nama lain : Cosmos Arena
Kapasitas : 44.918
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Samara
Pemilik : FC Krylia Sovetov Samara
Jumlah pertandingan : 6

7. Nizhny Novgorod Stadium
Hak Cipta Milik FIFA.com
Nizhny Novgorod terletak 400 kilometer sebelah timur Moscow, pada pertemuan sungan Volga dan Oka. Enam pertandingan termasuk perempat final akan di gelar di stadion baru berkapasitas 45.000 tempat duduk di Nizhny Novgoro, kota dengan populasi terbesar kelima di Rusia.

Kapasitas : 44.899
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Nizhny Novgorod
Pemilik : FC Olimpiyets Nizhny Novgorod
Jumlah pertandingan : 7 (termasuk semifinal dan perebutan tempat ketiga)

8. Volgograd Arena
Hak Cipta Milik FIFA.com
Volgograd, yang dulu dikenal dengan nama Stalingrad, adalah lokasi monument “The Motherland Calls” untuk memperingati Pertempuran 200-hari Stalingrad, ketika pasukan Soviet menghentikan pergerakan tentara Nazi Jerman. Volgograd Arena yang berkapasitas 45.000 tempat duduk, akan menggelar empat pertandingan babak penyisihan grup.

Kapasitas : 45.568
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Volgograd
Pemilik : FC Rotor Volgograd
Jumlah pertandingan : 4

9. Mordovia Arena
Hak Cipta Milik FIFA.com
Empat pertandingan penyisihan akan diadakan di Stadion Saranks yang baru dibangun. Saransk adalah kota penyelenggara Piala Dunia Rusia yang terkecil. Terletak lebih dari 500 kilometer ke arah tenggara Moscow, Saransk adalah ibu kota wilayah Mordovia.

Kapasitas : 45.0515
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Saransk, Mordovia
Pemilik : FC Mordovia Saransk
Jumlah pertandingan : 4

10. Rostov Arena
Hak Cipta Milik FIFA.com
Rostov Arena, yang berkapasitas 45.000 tempat duduk dan berlokasi pinggiran Sungai Don, akan menggelar lima pertandingan, termasuk satu dari babak penyisihan 16 besar. Rostov-on-Don, jalur persinggahan transportasi utama, memiliki populasi satu juta penduduk. Kota ini terletak dekat perbatasan Rusia dengan Ukraina.

Kapasitas : 45.000
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Rostov-on-Don
Pemilik : FC Rostov
Jumlah pertandingan : 5

11. Fisht Stadium
Hak Cipta Milik FIFA.com
Stadion Fisht terletak di komplek Sochi Olympic Park. Sebelum menjadi stadion sepak bola, stadion ini menjadi tempat upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade Musim Dingin 2014.

Nama lain : Fisht Olympic Stadium
Kapasitas : 47.659
Tahun dibuka : 2013
Lokasi : Sochi
Pemilik : Pemerintah Rusia
Jumlah pertandingan : 6

12. Ekaterinburg Arena
Hak Cipta Milik www.stadiumguide.com
Terletak di lereng pegunungan Ural, di persimpangan antara Asia dan Eropa, Ekaterinburg adalah kota tuan rumah yang paling timur. Dengan kapasitas 35.000 tempat duduk, Ekaterinburg Arena yang dibangun pada 1950an, telah mengalami perbaikan besar-besaran untuk menggelar empat pertadingan grup

Nama lain : Central Stadium
Kapasitas : 35.000
Tahun dibuka : 1957 (versi lama), 2017 (setelah renovasi)
Lokasi : Yekaterinburg
Pemilik : FC Ural Yekaterinburg
Jumlah pertandingan : 4

Minggu, 18 Februari 2018

Daftar Lengkap 32 Negara Peserta Piala Dunia 2018

Hak Cipta Milik The Travel Magazine

ePiala Dunia - Berikut adalah 32 negara peserta putaran final Piala Dunia 2018 *UPDATE:
  1. Rusia (tuan rumah)
  2. Brasil (peringkat pertama zona Amerika Selatan, tanggal lolos 28 Maret 2017)
  3. Iran (juara Grup A zona Asia, 12 Juni 2017)
  4. Jepang (juara Grup B zona Asia, 31 Agustus 2017)
  5. Meksiko (juara zona Concacaf, 1 September 2017)
  6. Belgia (juara Grup H zona Eropa, 3 September 2017)
  7. Korea Selatan (peringkat kedua Grup A zona Asia, 5 September 2017)
  8. Arab Saudi (peringkat kedua Grup B zona Asia, 5 September 2017)
  9. Jerman (juara Grup C zona Eropa, 5 Oktober 2017)
  10. Inggris (juara Grup F zona Eropa, 5 Oktober 2017)
  11. Spanyol (juara Grup G zona Eropa, 6 Oktober 2017)
  12. Nigeria (juara Grup B zona Afrika, 7 Oktober 2017)
  13. Kosta Rika (peringkat kedua zona Concacaf, 7 Oktober 2017)
  14. Polandia (juara Grup E zona Eropa, 8 Oktober 2017)
  15. Mesir (juara Grup E zona Afrika, 8 Oktober 2017)
  16. Serbia (juara Grup D zona Eropa, 9 Oktober 2017) 
  17. Islandia (juara Grup I zona Eropa, 9 Oktober 2017) 
  18. Perancis (juara Grup A zona Eropa, 10 Oktober 2017)
  19. Portugal (juara Grup B zona Eropa, 10 Oktober 2017
  20. Uruguay (peringkat kedua zona Amerika Selatan, 10 Oktober 2017)
  21. Argentina (peringkat ketiga zona Amerika Selatan, 10 Oktober 2017)
  22. Kolombia (peringkat keempat zona Amerika Selatan, 10 Oktober 2017)
  23. Panama (peringkat ketiga zona Concacaf, 10 Oktober 2017)
  24. Senegal (juara Grup D zona Afrika, 10 November 2017) 
  25. Maroko (juara Grup C zona Afrika, 11 November 2017)
  26. Tunisia (juara Grup A zona Afrika, 11 November 2017)
  27. Swiss (play off zona Eropa, 12 November 2017)
  28. Kroasia (play off zona Eropa, 12 November 2017)
  29. Swedia (play off zona Eropa, 13 November 2017)
  30. Denmark (play off zona Eropa, 14 November 2017) 
  31. Australia (play-off antar-konfederasi, 15 November 2017)
  32. Peru (play-off antar-konfederasi, 15 November 2017)