Tampilkan postingan dengan label World Cup 2018. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label World Cup 2018. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2018

Lebih Dari 66 ribu Suporter Islandia Bakal Ramaikan Rusia

Piala Dunia 2018 akan digelar di Rusia pada juni hingga juli mendatang, meski masih menyisakan empat bulan lagi antusias para penggemar sepak bola sudah mulai terlihat. Tidak hanya para peserta kompetisi terbesar di dunia itu yang mempersiapkan diri, para suporter dari masing-masing negara yang akan bermain pada ajang tersebut juga tengah mempersiapkan diri.


Islandia adalah salah satu peserta di babak Final Piala Dunia yang diselenggarakan di Rusia itu. Ini adalah pertama kalinya Islandia bermain di pagelaran terbesar sepak bola di dunia. Cerita mereka memang seperti dongeng.

Islandia sudah mencuri perhatian para penggiat sepak bola ketika mereka lolos untuk pertama kalinya ke Piala Eropa dua tahun yang lalu di 2016. Tidak hanya itu, mereka juga mencetak sejarah dengan lolos dari babak penyisihan grup dan sampai ke babak perempat-final! Betapa bahagianya mereka ketika sukses menumbangkan tim nasional Inggris yang tentunya lebih diunggulkan. Dengan skor akhir 2-1 untuk Islandia, The Three Lions harus pulang lebih cepat dari Piala Eropa.

Piala Dunia 2018: 66 ribu Suporter Islandia Akan Ramaikan Rusia – Cerita mereka akan berlanjut di Rusia nanti. Penduduk Islandia pun sudah bersiap-siap untuk mendukung timnya di sana. Menurut data yang diberikan oleh Kedutaan Besar Islandia di Rusia, total ada 66 ribu orang yang sudah memesan tiket Piala Dunia. Terhitung di tahun 2016 saja, total populasi di salah satu negara Skandinavia tersebut berjumlah 334,352 jiwa.

Nah, jika benar ada 66 ribu orang yang memesan tiket, berarti 20 persen dari total penduduk Islandia akan terbang ke Rusia pada Juni nanti!

Pada Piala Dunia 2018 ini Islandia berada satu grup dengan tim unggulan Argentina, dan juga dua kuda hitam Piala Dunia 2018 Rusia ini yaitu Kroasia dan Nigeria.

Televisi Rusia Menunjuk Jose Mourinho Sebagai Komentator Piala Dunia 2018


Pada Piala Dunia 2018 nanti manajer Manchester United, Jose Mourinho akan menjadi komentator di Televisi Rusia. Jose Mourinho telah menandatangani kontrak untuk menjadi komentator bagi jaringan televisi Rusia yang didanai negara, RT, untuk keperluan Piala Dunia 2018, Juni mendatang.

Berbicara kepada RT.com, Mourinho mengatakan menyambut antusias menjadi bagian dari pergelaran olahraga terbesar di dunia itu pada musim panas mendatang.

Jose Mourinho Ditunjuk Sebagai Komentator Piala Dunia 2018 Oleh Televisi Rusia – Mourinho akan bekerja sama dengan mantan kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel, untuk menjadi komentator dari seri tayangan menyongsong dan selama Piala Dunia 2018 berlangsung.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan tim di RT,” ucap Mourinho. “Saya tidak sabar menghadiri Piala Dunia di Rusia musim panas ini dan membagikan pandangan saya tentang pertandingan.”

Pemimpin Redaksi RT Margarita Simonyan berujar, “Kami terus mengusahakan tim impian RT. Sekarang kami punya seorang pelatih.”

Keputusan Mourinho menandatangani kontrak menjadi komentator Piala Dunia 2018 dengan jaringan televisi yang sebelumnya bernama Russia Today itu mendapat sorotan. Jaringan televisi ini mendapat kritik sejak berdiri pada 2005.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah meresmikan jaringan televisi baru itu sebagai siaran alternatif Rusia terhadap BBC dan CNN.

Selasa, 27 Maret 2018

Piala Dunia 2018, Macos Rojo Yakin Argentina Juara Karena Ada Lionel Messi


Lionel Messi di Argentina, Marcos Rojo Yakin Bisa Juarai Piala Dunia 2018 – Argentina akan menjadi salah satu peserta Piala Dunia 2018 nanti di Rusia, Argentina juga menjadi salah satu tim yang diunggulkan akan menjadi juar di Piala Dunia 2018 nanti.

Bek Manchester United Marcos Rojo juga] meyakini Argentina punya peluang besar untuk menjuarai Piala Dunia 2018 bersama Lionel Messi.

Messi tak terbantahkan lagi merupakan salah satu pemain terbaik di dunia, dengan ia nyaris mengantar negaranya menjadi juara di gelaran empat tahun lalu yang dilangsungkan di Brasil, meski akhirnya harus kalah dari Jerman di final.

Lionel Messi di Argentina, Marcos Rojo Yakin Bisa Juarai Piala Dunia 2018 – Bintang Barcelona Messi berhasil membawa Albiceleste ke putaran final untuk Rusia mendatang lewat hat-trick yang ia cetak ke gawang Ekuador di partai terakhir babak kualifikasi pada Oktober lalu, dan Rojo optimistis menyoal peluang negaranya.

“Ini akan sulit untuk menjuarai Piala Dunia namun kami percaya pada kemampuan kami,” kata Rojo kepada laman resmi klub. “Kami punya pemain terbaik di dunia, Lionel Messi, dan kami semua punya hati besar ketika mengenakan jersey Argentina.”

Lionel Messi di Argentina, Marcos Rojo Yakin Bisa Juarai Piala Dunia 2018 – Di Piala Dunia nanti, Argentina terundi di Grup D bersama Kroasia, Islandia dan Nigeria. Pasukan Jorge Sampaoli itu akan memainkan laga perdananya di Rusia dengan menghadapi Islandia di Otkrytiye Arena pada Sabtu (16/6) malam WIB.

Rabu, 14 Maret 2018

Daftar Juara Piala Dunia Dari Tahun 1930 Sampai 2014

Foto (c) salingsharingyuks

Piala Dunia atau World Cup memiliki nama resmi FIFA World Cup adalah merupakan sebuah kejuaraan tertinggi di dunia sepakbola. Turnamen yang mempertemukan seluruh negara-negara di dunia ini kemungkinan bahkan merupakan acara olahraga yang paling populer di dunia, menarik jutaan pemirsa televisi dalam setiap edisinya.

Kompetisi pertama untuk Piala Dunia ini diselenggarakan pada tahun 1930 oleh FIFA dan dimenangkan oleh tuan rumah Uruguay. Kompetisi ini berlangsung setiap empat tahun namun Piala Dunia absen di tahun 1942 dan 1946 karena terjadinya Perang Dunia II.

Saat ini Piala Dunia memiliki babak eliminasi sebelum melaju ke babak putaran final yang disebut dengan Pra-Piala Dunia atau babak kualifikasi. Seluruh negara di dunia terlibat dalam babak kualifikasi ini berdasarkan zona atau wilayahnya masing-masing. Seluruh tim pemenang yang mendapatkan jatah atau tiket langsung kebabak final akan terkumpul sejumlah 32 tim nasional dari seluruh benua.

Tidak seperti sepakbola di Olimpiade, tim-tim yang berkompetisi di Piala Dunia tidak dibatasi oleh usia tertentu atau status. Pemain yang berusia diatas atau kurang dari 23 tahun boleh berkompetisi di kejuaraan ini dengan status profesional atau amatir. Jadi kompetisi ini lebih mendekati konteks terbaiknya sebagai sebuah turnamen atau kejuaraan berlabel dunia sesungguhnya.

Pemenang akan mendapatkan status sebagai juara dunia dan akan mendapatkan sebuah Piala. Dari tahun 1930 hingga 1970 Piala Dunia mengenal sebuah Trophy yang disebut dengan Jules Rimet Cup. Dinamai demikian untuk menghormati jasa dari pelopor berlangsungnya Piala Dunia, Jules Rimet seorang ketua FIFA asal Prancis.

Piala Jules Rimet ini telah diberikan secara permanen kepada Brasil pada tahun 1970 yang menjadi negara pertama yang mampu meraih tiga kali kemenangan di Piala Dunia yakni tahun 1958, 1962 dan 1970. Untuk menggantikan Jules Rimet Cup ini, FIFA membuat sebuah Piala baru yang diberi nama FIFA World Cup.

Daftar Lengkap Juara Piala Dunia ( 1930 – 2014 )

TAHUNHASIL
1930Uruguay4Argentina2
1934Italia*2Cekoslowakia1
1938Italia4Hungaria2
1950Uruguay2Brasil1
1954Jerman Barat3Hungaria2
1958Brasil5Swedia2
1962Brasil3Cekoslowakia1
1966Inggris*4Jerman Barat2
1970Brasil4Italia1
1974Jerman Barat2Belanda1
1978Argentina*3Belanda1
1982Italia3Jerman Barat1
1986Argentina3Jerman Barat2
1990Jerman Barat1Argentina0
1994Brasil**0Italia0
1998Prancis3Brasil0
2002Brasil2Jerman0
2006Italia**1Prancis1
2010Spanyol*1Belanda0
2014Jerman*1Argentina0
* Menang lewat perpanjangan waktu
** Menang Lewat Adu Penalti

Hingga saat ini baru ada delapan negara saja di seluruh dunia yang mampu mengangkat Trophy Piala Dunia ini. Brasil menjadi negara tersering menjadi juara dengan koleksi lima gelar juara disusul oleh Italia dan Jerman ( Jerman Barat ) dengan masing-masing meraih empat gelar juara. Sedangkan Spanyol menjadi negara baru terakhir yang mampu menjadi juara yang diraihnya pada tahun 2010 di Afrika Selatan.

Selasa, 13 Maret 2018

Kilas Balik, Sejarah Piala Dunia FIFA

Foto (c) SINDOnews

Di seluruh cabang olahraga agaknya tidak ada satu pun kejuaraan yang mampu menandingi gemerlap dan meriahnya ajang Piala Dunia FIFA. Sejak pertama kali digelar pada tahun 1930, kejuaraan nomor satu dari FIFA ini terus berkembang dan mencapai popularitas dan prestise yang tinggi.

Sejarah Piala Dunia dimulai ketika sekelompok pengurus sepakbola di negara Prancis yang dipimpin oleh Jules Rimet mengemukakan sebuah gagasan untuk mempertandingkan cabang olahraga antar negara sehingga didapatkan sebuah negara yang benar-benar kuat di dunia. Negara yang menjadi juara akan mendapatkan sebuah trophy dan mendapatkan gelar sebagai juara dunia.

Hal tersebut dikemukakan dalam rapat pengurus FIFA pada tahun 1920 dan mendapatkan respons yang positif. Untuk mewujudkan hal tersebut dibuatlah sebuah trophy dari emas asli yang dinamakan Piala Jules Rimet. Sepuluh tahun kemudian, turnamen sepakbola pertama antara negara-negara di dunia di pentaskan di Uruguay yang terpilih menjadi tuan rumahnya.

Piala Dunia dengan trophy Jules Rimet ini di pertandingkan tiga kali hingga Perang Dunia kedua mengakhiri untuk sementara kejuaraan tertinggi sepakbola ini.

Usai berakhirnya Perang Dunia, Piala Dunia FIFA dilanjutkan dan semenjak itu status dan popularitasnya dengan cepat menanjak dan menjadi olahraga tunggal yang terbesar di dunia modern.

Pada tahun 1958 FIFA memutuskan untuk memilih tuan rumah secara bergantian antara Eropa dan Amerika hingga kemudian pada tahun 1996 Komite Eksekutif FIFA memutuskan untuk memilih Korea Selatan dan Jepang sebagai tuan rumah Asia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Sejak tahun 1930, Piala Dunia telah berlangsung selama 16 kali dan hanya menampilkan tujuh negara saja sebagai pemenangnya. Berbagai kejadian heroik, drama dan kejadian luar biasa lainnya telah turut menjadikan ajang ini sebagai turnamen yang paling di tunggu oleh seluruh penggemar sepakbola di seluruh dunia seperti ketika Amerika Serikat mengalahkan Inggris pada tahun 1950, Italia dikalahkan oleh Korea Utara pada tahun 1966, kemunculan Kamerun pada tahun 1980-an serta tentu saja kekalahan Argentina sebagai juara bertahan Piala Dunia atas Kamerun di Italia.

Hari ini, Piala Dunia FIFA telah menjadi ajang olahraga yang paling ditunggu. Pada Piala Dunia 1998 di Prancis jumlah penonton pertandingan ini mencapai total 37 Miliar termasuk sekitar 1,3 Miliar penonton di seluruh dunia hanya untuk satu partai final Piala Dunia. Sementara lebih dari sekitar 2,7 juta orang berkumpul untuk menyaksikan 64 pertandingan secara langsung di stadion-stadion Prancis.

Selama bertahun-tahun Piala Dunia memang telah menghasilkan banyak perubahan namun bagaimana pun fokus utama tetaplah sama pada trophy emas berkilauan yang menjadi ambisi utama setiap pesepakbola di seluruh dunia.

Jumat, 23 Februari 2018

FIFA Gunakan Teknologi VAR Di Piala Dunia 2018?

Foto Hak Cipta Milik FIFA.COM

Video Assistant Referee (VAR) mungkin akan memulai debutnya di Piala Dunia pada gelaran musim panas mendatang di Rusia, demikian ditekankan oleh salah satu anggota eksekutif FIFA.

Di musim ini, VAR sudah diuji coba di sejumlah negara besar seperti Italia, Jerman dan Inggris, bahkan Thailand yang menjadi tetangga dekat Indonesia sudah menggunakannya.


Melalui kepala komersial FIFA bernama Philippe Le Floc’h, pihaknya membenarkan bahwa Piala Dunia 2018 tengah menggodok rencana untuk turut memanfaatkan teknologi tersebut.

“Pastinya VAR akan terjadi. Itu adalah teknologi yang bagus untuk dimiliki di sepakbola karena itu juga bisa memberi keadilan,” demikian Le Floc’h dikutip dari Sky Sports News.

Untuk mewujudkan itu, FIFA mengaku sudah mengadakan diskusi dengan sejumlah sponsor. Le Floc’h menambahkan: “Kami sedang berbicara dengan banyak perusahaan teknologi, mereka sangat tertarik dengan apa yang kita lakukan terhadap teknologi ini.”


Adapun keputusan akhir untuk menerapkan VAR di Piala Dunia 2018 baru akan diambil pada 2 Maret, bertepatan dengan agenda pertemuan IFAB – suatu badan yang membuat/mengatur pertaturan di sepakbola.

Wow !! Coca-Cola Bikin Tur Trofi Piala Dunia Semarakkan Burj Khalifa


Tur Trofi Piala Dunia Oleh Coca-Cola mencapai ketinggian baru pekan ini - secara harfiah, saat Uni Emirat Arab memberikan klimaks yang paling mendebarkan.


Langit di Dubai tampak berwarna setelah gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, berubah menjadi dominan merah Coca-Cola untuk menyambut kedatangan dan kepergian trofi yang paling diinginkan dalam dunia olahraga.

Nikmati momen tersebut dalam video  360° di bawah ini!

Kamis, 22 Februari 2018

Diresmikan, Ini Dia Disain Bola Piala Dunia 2018

ALL FOTO COPYRIGHT MILIK FIFIA.COM

Adidas akhirnya meluncurkan bola resmi Piala Dunia 2018 yang diberi nama "Telstar 18". Sesuai tradisi, Piala Dunia selalu menggunkan bola khsus dengan desain dan teknologi terkini di setiap edisinya.


Telstar 18 sendiri merupakan versi terbaru dari edisi Adidas Telstar, yang pertama kali mereka pasok untuk Piala Dunia 1970. Telstar lahir karena terinspirasi dari harapan menjadi Star of Television (bintang di televisi).


Desainnya yang berwarna-hitam putih dahulu sengaja dibuat agar bola mudah terlihat di layar kaca televisi, yang kala itu masih menampilkan siaran hitam-putih.


Motif tersebut masih dipertahankan di Telstar 18, tapi lebih dikemas modern dengan totol berwarna hitam dihiasi gradasi ke warna abu-abu. Nama Telstar serta logo Piala Dunia Rusia 2018 juga disertakan menggunakan warna emas.


Teknologi termutakhir diberikan pada Telstar 18 dengan tak hanya membuat para penggunanya nyaman ketika berman, tapi juga diberi semacam chip NFC (Near Field Communication) yang membuat penonton bisa merasakan sensasinya melalui smartphone.

"Telstar asli adalah salah satu bola paling ikonik sepanjang masa dan yang mengubah desain sepakbola untuk selamanya, sehingga mengembangkan Telstar 18 dengan harus tetap setia pada model aslinya adalah tantangan yang sangat menarik buat kami," tutur direktur perangkat keras sepakbola Adidas, Roland Rommler, di laman resmi FIFA.


"Struktur panel baru dan penyertaan chip NFC sukses membawa inovasi dan desain sepakbola ke tingkat yang jauh lebih baru dan menawarkan pengalaman yang sepenuhnya segar kepada konsumen dan para pemain," pungkasnya.


Disebutkan pula bahwa desain berbeda dengan nuansa lebih spesial sudah disiapkan Adidas, yang bakal khusus digunakan pada partai final Piala Dunia 2018.

Rabu, 21 Februari 2018

Inilah 3 Pemain Paling Ganas di Kualifikasi Piala Dunia 2018

Foto COPYRIGHT FIFIA.COM

Kualifikasi Piala Dunia 2018 resmi berakhir. Sudah terkumpul 32 negara yang menjadi kontestan Piala Dunia 2018 dan nantinya akan diundi oleh FIFA untuk penentuan tahap grup. Negara terakhir yang meraih tiket ini adalah Peru yang belum lama ini berhasil mengalahkan wakil satu-satunya dari Oceania, Selandia Baru, dengan skor akhir 2-0 sekaligus agregat 2-0.


Terdapat 208 negara melakoni 872 pertandingan kualifikasi. Laga pertama berlangsung 12 Maret 2015 mempertemukan Timor Leste dan Mongolia. Pemain Timor Leste, Chiquito do Carmo, tercatat sebagai pencetak gol pertama di penyisihan.

Total kualifikasi menghasilkan total gol 2.454, atau 2,81 per pertandingan. Dari jumlah tersebut, muncul tiga nama yang bersanding di puncak klasemen top scorer kualifikasi Piala Dunia 2018. Berikut daftarnya

1. Robert Lewandowski

Pemain tersubur Polandia ini memimpin daftar top scorer kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan 16 gol. Lewandowski menghasilkannya dari 10 pertandingan.

Dengan rata-rata 1,6 gol per partai, penyerang Bayern Munchen ini pun menjadi top scorer paling efektif. Dia tercatat mencetak hattrick saat melawan Denmark, Rumania, dan Armenia.

Kontribusi Lewandowski pun membawa Polandia tampil di Piala Dunia untuk kedelapan kali, atau pertama sejak 2006.

2. Mohammad Al-Sahlawi

Seperti Lewandoski, Al-Sahlawi mencetak 16 gol. Hebatnya, dia cuma membutuhkan 15 pertandingan untuk mencapai angka tersebut.

Ketajaman pada laga melawan Timor Leste jadi alasan mengapa Al-Sahlawi berada di daftar ini. Dia membukukan delapan gol dari dua pertemuan melawan negara tersebut.

Pemain berusia 30 tahun ini membawa Arab Saudi kembali mengikuti Piala Dunia, sejak terakhir kali berpartisipasi pada 2006.

3. Ahmed Khalil

Satu-satunya top scorer kualifikasi Piala Dunia 2018 yang produktivitasnya tidak membuahkan tiket turnamen utama.

Di antara pemain yang mencetak dua dijit gol pada penyisihan, pemain Uni Emirat Arab ini juga menjadi salah satu dari dua nama yang gagal tampil di Piala Dunia. Sosok yang bernasib sama dengannya adalah Omar Kharbin (Suriah).


Sedangkan sisanya yakni Lewandowski (Polandia), Al-Sahlawi (Arab Saudi), Cristiano Ronaldo (Portugal), Tim Cahill (Australia), Romelu Lukaku (Belgia), Christian Eriksen (Denmark), Sardar Azmoun (Iran), Mile Jedinak (Australia), dan Edinson Cavani (Uruguay) membawa negara masing-masing berpartisipasi di Rusia.

Khalil membukukan 16 gol dari 17 penampilan. Dia tercatat dua kali menghasilkan empat gol, saat bertemu Timor Leste dan Malaysia.

Italia Gagal ke Piala Dunia 2018, Ronaldo Tercengang

Foto Copyright CNN INDONESIA

Tim nasional Italia gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2018. Kiper sekaligus kapten timnas Italia, Gianluigi Buffon, pun memutuskan pensiun dari gelanggang internasional.

Kegagalan tim nasional Italia lolos ke Piala Dunia 2018 juga diakui oleh Ronaldo membuat dirinya terkejut dan begitu pula dengan para pecinta sepakbola di Brasil.


Timnas Italia gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Swedia di San Siro, Senin (13/11/2017). Gianluigi Buffon dkk kandas karena kalah 0-1 pada pertemuan pertama di Solna.

Kegagalan ini menimbulkan kesedihan bagi banyak pihak, termasuk di luar Italia sekalipun. Banyak yang menyayangkan kegagalan Gianluigi Buffon cs berangkat ke Italia, termasuk Ronaldo. Bagi eks pemain Inter Milan ini, absennya Azzuri di Piala Dunia merupakan sebuah kehilangan yang begitu besar.

"Saya tidak di rumah malam itu, ketika saya membaca tentang kegagalan mereka lolos dari babak kualifikasi saya tercengang," ungkapnya seperti dilansir Football Italia.


"Di Brasil mereka masih belum bisa mempercayainya. Italia seperti salah satu teman yang selalu Anda harapkan bisa bertemu di sebuah pesta. Anda bisa terbiasa dengan apapun, tapi ini besar," seru Ronaldo.

Selasa, 20 Februari 2018

Daftar Stadion-stadion Piala Dunia 2018

Hak Cipta Milik newsx.com
Rusia, Negara yang dijuluki Tirai Besi rupanya telah siap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018. Total 32 negara peserta Piala Dunia akan memperebutkan gelar juara Piala Dunia 2018. Sebanyak 12 stadion pun telah disiapkan yang tersebar di 11 kota berbeda di Rusia. Nah, Berikut informasi seputar stadion-stadion dan kota-kota yang menjadi tempat perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia tersebut.


1. Luzhniki Stadium
Hak Cipta Milik Google Image
Stadion Luzhniki menjadi tempat tujuh pertandingan, termasuk pertandingan pembukaan dan final, telah direkonstruksi besar-besaran sejak 2013 untuk menambah kapasitas menjadi 81 ribu tempat duduk.

Kapasitas : 81.000
Tahun dibuka : 1956 (versi lama), 2017 (setelah renovasi)
Lokasi : Moscow
Pemilik : Timnas Rusia
Jumlah pertandingan : 7 (termasuk semifinal dan final)

2. Spartak Stadium
Hak Cipta Milik The Tomkins Times
Stadion Spartak, markas klub sepak bola Liga Premier Rusia yang mengambil nama yang sama, akan menjadi tuan rumah untuk lima pertandingan, termasuk satu pertandingan babak 16 besar.

Nama lain : Otkrytiye Arena
Kapasitas : 45.360
Tahun dibuka : 2014
Lokasi : Moscow
Pemilik : Spartak Moscow
Jumlah pertandingan : 5


3. Saint Petersburg Stadium
Hak Cipta Milik The Stadium Guide
Butuh waktu satu dasawarsa untuk membangun Stadion Piala Dunia St Petersburg, yang akan menjamu tujuh pertandingan Piala Dunia, termasuk perempat final.St Petersburg didirikan oleh Tsar Peter Agung pada 1703 dan merupakan ibu kota kerajaan Rusia dulunya. Hingga saat ini, St Petersburg tetap menjadi pusat kebudayaan dan seni.

Nama lain : Krestovsky Stadium/Zenit Arena
Kapasitas : 64.287
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Saint Petersburg
Pemilik : Zenit St Petersburg
Jumlah pertandingan : 7 (termasuk semifinal dan perebutan tempat ketiga)

4. Kaliningrad Stadium
Hak Cipta Milik www.stadiumguide.com
Pekerjaan konstruksi masih berlangsung di stadion berkapasitas 35.000 tempat duduk yang akan menggelar empat pertandingan penyisihan grup. Stadion ini dibangun di sebuah pulau, di jantung Kaliningrad.

Nama lain : Arena Baltika
Kapasitas : 35.212
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Kaliningrad
Pemilik : FC Baltika Kaliningrad
Jumlah pertandingan : 4

5. Kazan Arena
Hak Cipta Milik www.stadiumguide.com
Kazan Arena diresmikan pada 2013, ketika menjadi tempat upacara pembukaan dan penutupan Summer Universiade. Stadion ini akan menjadi tempat perhelatan enam pertandingan Piala Dunia, termasuk babak perempat final. Terletak 700 kilometer sebelah timur Moscow, Kazan telah menjadi tempat penyelenggaraan berbagai acara olahraga papan atas pada beberapa tahun terakhir, termasuk Kejuaraan Dunia Olahraga Air 2015 dan Piala Konfederasi.

Kapasitas : 45.379
Tahun dibuka : 2013
Lokasi : Kazan, Tatarstan
Pemilik : Rubin Kazan
Jumlah pertandingan : 6

6. Samara Arena
Hak Cipta Milik Yahoo.com
Samara terletak 850 kilomenter tenggara Moscow, adalah pusat ekonomi dan transportasi di Sungai Volga. Stadion penyelenggara Piala Dunia di Samara akan menjadi tempat empat pertandingan. Satu pertandingan babak penyisihan 16 besar dan perempat final. Pejabat berwenang Rusia mengatakan bahwa pekerjaan konstruksi untuk stadion itu berjalan lambat.


Nama lain : Cosmos Arena
Kapasitas : 44.918
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Samara
Pemilik : FC Krylia Sovetov Samara
Jumlah pertandingan : 6

7. Nizhny Novgorod Stadium
Hak Cipta Milik FIFA.com
Nizhny Novgorod terletak 400 kilometer sebelah timur Moscow, pada pertemuan sungan Volga dan Oka. Enam pertandingan termasuk perempat final akan di gelar di stadion baru berkapasitas 45.000 tempat duduk di Nizhny Novgoro, kota dengan populasi terbesar kelima di Rusia.

Kapasitas : 44.899
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Nizhny Novgorod
Pemilik : FC Olimpiyets Nizhny Novgorod
Jumlah pertandingan : 7 (termasuk semifinal dan perebutan tempat ketiga)

8. Volgograd Arena
Hak Cipta Milik FIFA.com
Volgograd, yang dulu dikenal dengan nama Stalingrad, adalah lokasi monument “The Motherland Calls” untuk memperingati Pertempuran 200-hari Stalingrad, ketika pasukan Soviet menghentikan pergerakan tentara Nazi Jerman. Volgograd Arena yang berkapasitas 45.000 tempat duduk, akan menggelar empat pertandingan babak penyisihan grup.

Kapasitas : 45.568
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Volgograd
Pemilik : FC Rotor Volgograd
Jumlah pertandingan : 4

9. Mordovia Arena
Hak Cipta Milik FIFA.com
Empat pertandingan penyisihan akan diadakan di Stadion Saranks yang baru dibangun. Saransk adalah kota penyelenggara Piala Dunia Rusia yang terkecil. Terletak lebih dari 500 kilometer ke arah tenggara Moscow, Saransk adalah ibu kota wilayah Mordovia.

Kapasitas : 45.0515
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Saransk, Mordovia
Pemilik : FC Mordovia Saransk
Jumlah pertandingan : 4

10. Rostov Arena
Hak Cipta Milik FIFA.com
Rostov Arena, yang berkapasitas 45.000 tempat duduk dan berlokasi pinggiran Sungai Don, akan menggelar lima pertandingan, termasuk satu dari babak penyisihan 16 besar. Rostov-on-Don, jalur persinggahan transportasi utama, memiliki populasi satu juta penduduk. Kota ini terletak dekat perbatasan Rusia dengan Ukraina.

Kapasitas : 45.000
Tahun dibuka : 2017
Lokasi : Rostov-on-Don
Pemilik : FC Rostov
Jumlah pertandingan : 5

11. Fisht Stadium
Hak Cipta Milik FIFA.com
Stadion Fisht terletak di komplek Sochi Olympic Park. Sebelum menjadi stadion sepak bola, stadion ini menjadi tempat upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade Musim Dingin 2014.

Nama lain : Fisht Olympic Stadium
Kapasitas : 47.659
Tahun dibuka : 2013
Lokasi : Sochi
Pemilik : Pemerintah Rusia
Jumlah pertandingan : 6

12. Ekaterinburg Arena
Hak Cipta Milik www.stadiumguide.com
Terletak di lereng pegunungan Ural, di persimpangan antara Asia dan Eropa, Ekaterinburg adalah kota tuan rumah yang paling timur. Dengan kapasitas 35.000 tempat duduk, Ekaterinburg Arena yang dibangun pada 1950an, telah mengalami perbaikan besar-besaran untuk menggelar empat pertadingan grup

Nama lain : Central Stadium
Kapasitas : 35.000
Tahun dibuka : 1957 (versi lama), 2017 (setelah renovasi)
Lokasi : Yekaterinburg
Pemilik : FC Ural Yekaterinburg
Jumlah pertandingan : 4

Senin, 19 Februari 2018

Countdown 1000 Hari Menuju Piala Dunia 2018

Hak Cipta Milik FIFA.com

Tepat pada tanggal 18 november 2015 lalu bertempat di jantung kota Moskow, Hitung Mundur 1.000 hari sebelum dimulainya Piala Dunia FIFA 2018 Resmi dilakukan.


Dirancang sesuai dengan Tema Resmi FIFA World Cup Russia 2018, yakni menggunakan warna merah sebagai warna dominan, hal tersebut mencerminkan fitur arsitektur Kremlin, salah satu destinasi wisata paling terkenal di Negeri yang dijuluki Tirai Besi ini.

Hak Cipta Milik FIFA.com

Tentu saja penduduk kota dan wisatawan yang datang berkunjung ke Moskow tidak mungkin melewatkan jam raksasa ini, yang tingginya lebih dari 4 meter dan lebarnya hampir 5 meter!



CEO Hublot, Ricardo Guadalupe berkomentar: "Kami  sekali lagi sangat senang menjadi Pencatat Waktu Resmi FIFA untuk Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung di Rusia. Rusia adalah pasar utama bagi Hublot, terlebih Rusia di antara klien kami yang paling penting saat ini. Kita akan menunggu hitungan mundur 1.000 hari berakhir dan kompetisi akan dimulai!

Minggu, 18 Februari 2018

Daftar Lengkap 32 Negara Peserta Piala Dunia 2018

Hak Cipta Milik The Travel Magazine

ePiala Dunia - Berikut adalah 32 negara peserta putaran final Piala Dunia 2018 *UPDATE:
  1. Rusia (tuan rumah)
  2. Brasil (peringkat pertama zona Amerika Selatan, tanggal lolos 28 Maret 2017)
  3. Iran (juara Grup A zona Asia, 12 Juni 2017)
  4. Jepang (juara Grup B zona Asia, 31 Agustus 2017)
  5. Meksiko (juara zona Concacaf, 1 September 2017)
  6. Belgia (juara Grup H zona Eropa, 3 September 2017)
  7. Korea Selatan (peringkat kedua Grup A zona Asia, 5 September 2017)
  8. Arab Saudi (peringkat kedua Grup B zona Asia, 5 September 2017)
  9. Jerman (juara Grup C zona Eropa, 5 Oktober 2017)
  10. Inggris (juara Grup F zona Eropa, 5 Oktober 2017)
  11. Spanyol (juara Grup G zona Eropa, 6 Oktober 2017)
  12. Nigeria (juara Grup B zona Afrika, 7 Oktober 2017)
  13. Kosta Rika (peringkat kedua zona Concacaf, 7 Oktober 2017)
  14. Polandia (juara Grup E zona Eropa, 8 Oktober 2017)
  15. Mesir (juara Grup E zona Afrika, 8 Oktober 2017)
  16. Serbia (juara Grup D zona Eropa, 9 Oktober 2017) 
  17. Islandia (juara Grup I zona Eropa, 9 Oktober 2017) 
  18. Perancis (juara Grup A zona Eropa, 10 Oktober 2017)
  19. Portugal (juara Grup B zona Eropa, 10 Oktober 2017
  20. Uruguay (peringkat kedua zona Amerika Selatan, 10 Oktober 2017)
  21. Argentina (peringkat ketiga zona Amerika Selatan, 10 Oktober 2017)
  22. Kolombia (peringkat keempat zona Amerika Selatan, 10 Oktober 2017)
  23. Panama (peringkat ketiga zona Concacaf, 10 Oktober 2017)
  24. Senegal (juara Grup D zona Afrika, 10 November 2017) 
  25. Maroko (juara Grup C zona Afrika, 11 November 2017)
  26. Tunisia (juara Grup A zona Afrika, 11 November 2017)
  27. Swiss (play off zona Eropa, 12 November 2017)
  28. Kroasia (play off zona Eropa, 12 November 2017)
  29. Swedia (play off zona Eropa, 13 November 2017)
  30. Denmark (play off zona Eropa, 14 November 2017) 
  31. Australia (play-off antar-konfederasi, 15 November 2017)
  32. Peru (play-off antar-konfederasi, 15 November 2017)