Jumat, 30 Maret 2018

Ternyata Telstar 18, Bola Untuk Piala Dunia 2018 Mendapat Banyak Kritikan


Ternyata banyak kritikan yang dilayangkan untuk bola yang digunakan pada Piala Dunia 2018 nanti. Telstar 18, bola yang akan digunakan di gelaran Piala Dunia 2018 menuai banyak kritik. David de Gea dan Marc-Andre ter Stegen, dua kiper papan atas dunia menganggap bola tersebut aneh.

Kiper Spanyol dan Jerman merasakan langsung tidak nyamannya mengantisipasi bola dalam pertandingan persahabatan internasional Sabtu, (24/3/2018). “Ini benar-benar aneh. Seharusnya bisa dibuat jauh lebih baik,” ucap de Gea dikutip Soccerway, Minggu (25/3/2018).

Ter Stegen lebih kritis lagi mengomentari bola buatan Adidas itu. “Bolanya bergerak cepat. Tapi, saya pikir kami harus terbiasa dengannya. Kami akan berusaha beradaptasi secepat mungkin sebelum Piala Dunia dimulai. Kami tidak punya pilihan lain.

Namun, Pepe Reina yang menjadi pelapis de Gea di Timnas Spanyol meminta agar Telstar 18 bisa diubah. “Mereka harus mengubahnya. Masih ada waktu,” tegas.

“Setidaknya akan ada 35 gol dari hasil tendangan jarak jauh pada Puala Dunia nanti. Bola ini merugikan kiper” ujar Reina.

“Selain itu, pelapisnya adalah film plastik. Hal tersebut membuat kiper sulit memegang bola,” ungkap sang kiper

Setiap perhelatan sepakbola terbesar di dunia (Piala Dunia), FIFA memang selalu menggelontorkan bola khusus. Biasanya bola tersebut dikeluarkan dengan pertimbangan budaya di mana lokasi pesta sepak bola sejagat itu digelar. Sejak Piala Dunia 1930, setidaknya ada 10 bola khusus yang dijadikan bola resmi.

Lebih Dari 66 ribu Suporter Islandia Bakal Ramaikan Rusia

Piala Dunia 2018 akan digelar di Rusia pada juni hingga juli mendatang, meski masih menyisakan empat bulan lagi antusias para penggemar sepak bola sudah mulai terlihat. Tidak hanya para peserta kompetisi terbesar di dunia itu yang mempersiapkan diri, para suporter dari masing-masing negara yang akan bermain pada ajang tersebut juga tengah mempersiapkan diri.


Islandia adalah salah satu peserta di babak Final Piala Dunia yang diselenggarakan di Rusia itu. Ini adalah pertama kalinya Islandia bermain di pagelaran terbesar sepak bola di dunia. Cerita mereka memang seperti dongeng.

Islandia sudah mencuri perhatian para penggiat sepak bola ketika mereka lolos untuk pertama kalinya ke Piala Eropa dua tahun yang lalu di 2016. Tidak hanya itu, mereka juga mencetak sejarah dengan lolos dari babak penyisihan grup dan sampai ke babak perempat-final! Betapa bahagianya mereka ketika sukses menumbangkan tim nasional Inggris yang tentunya lebih diunggulkan. Dengan skor akhir 2-1 untuk Islandia, The Three Lions harus pulang lebih cepat dari Piala Eropa.

Piala Dunia 2018: 66 ribu Suporter Islandia Akan Ramaikan Rusia – Cerita mereka akan berlanjut di Rusia nanti. Penduduk Islandia pun sudah bersiap-siap untuk mendukung timnya di sana. Menurut data yang diberikan oleh Kedutaan Besar Islandia di Rusia, total ada 66 ribu orang yang sudah memesan tiket Piala Dunia. Terhitung di tahun 2016 saja, total populasi di salah satu negara Skandinavia tersebut berjumlah 334,352 jiwa.

Nah, jika benar ada 66 ribu orang yang memesan tiket, berarti 20 persen dari total penduduk Islandia akan terbang ke Rusia pada Juni nanti!

Pada Piala Dunia 2018 ini Islandia berada satu grup dengan tim unggulan Argentina, dan juga dua kuda hitam Piala Dunia 2018 Rusia ini yaitu Kroasia dan Nigeria.

Jelang Piala Dunia 2018, Pemerintah Rusia Membuat Suatu Keputusan Kontroversial


Piala Dunia 2018 akan diselenggarakan pada 14 Juni hingga 15 juli 2018 di Rusia. Turnamen sepak bola paling akbar yang diselenggarakan empat tahunan sekali itu akan digelar di 12 stadion di 11 kota di Rusia. Namun, jelang pagelaran sepakbola terbesar itu pemerintah Rusia membuat suatu keputusan kontroversial.

Pemerintah Rusia dikabarkan mempersilahkan pada penonton untuk membawa ganja ke stadion dengan beberapa syarat dan ketentuan.

Keputusan Kontroversial Rusia Jelang Bergulirnya Piala Dunia 2018 – Kabar mengenai diperbolehkannya ganja dibawa ke stadion pada Piala Dunia 2018 dilansir oleh harian Rusia, Moscow Times. Keputusan ini bisa dikatakan cukup kontroversional karena Rusia belum memperbolehkan penggunaan barkotika secara bebas di kehidupan sehari-hari.

Untuk membawa narkotika seperti ganja, heroin, dan kokain, sang pemilik harus memiliki izin tertulis dari otoritas setempat dalam bahasa Rusia. Izin itu bisa diurus jika mereka mencantumkan rekomendasi dari dokter mengenai penggunaan narkotika tersebut.

Kabar mengenai diperbolehkannya ganja dibawa ke stadion pada Piala Dunia 2018 dilansir oleh harian Rusia, Moscow Times. Keputusan ini bisa dikatakan cukup kontroversional karena Rusia belum memperbolehkan penggunaan barkotika secara bebas di kehidupan sehari-hari.

Untuk membawa narkotika seperti ganja, heroin, dan kokain, sang pemilik harus memiliki izin tertulis dari otoritas setempat dalam bahasa Rusia. Izin itu bisa diurus jika mereka mencantumkan rekomendasi dari dokter mengenai penggunaan narkotika tersebut.

Keputusan Kontroversial Rusia Jelang Bergulirnya Piala Dunia 2018 – Diperbolehkannya narkotika masuk ke stadion sebagai bagian dari konsekuensi bergabungnya Rusia ke dalam Eurasian Economic Union. Salah satu kesepakatan dalam kelompok tersebut adalah turis diperbolehkan bepergian dengan membawa obat-obatan tersebut dengan jumlah yang terbatas dan juga dengan izin dari pihak yang berwenang.

Namun, untuk mengatasi penyalahgunaan narkotika tersebut, panitia pelaksana dan Pemerintah Rusia akan menjalani pemeriksaan ketat di seluruh kota penyelenggara Piala Dunia 2018. Mereka tidak akan segan-segan menjatuhkan hukuman kepada mereka yang menyalahgunakan ijin tersebut.

Pemberitaan itu juga menyebutkan bahwa Rusia akan melarang suporter merokok di areal stadion penyelenggara Piala Dunia 2018, terutama di kota Moscow, St Petersburg dan juga Sochi.

Televisi Rusia Menunjuk Jose Mourinho Sebagai Komentator Piala Dunia 2018


Pada Piala Dunia 2018 nanti manajer Manchester United, Jose Mourinho akan menjadi komentator di Televisi Rusia. Jose Mourinho telah menandatangani kontrak untuk menjadi komentator bagi jaringan televisi Rusia yang didanai negara, RT, untuk keperluan Piala Dunia 2018, Juni mendatang.

Berbicara kepada RT.com, Mourinho mengatakan menyambut antusias menjadi bagian dari pergelaran olahraga terbesar di dunia itu pada musim panas mendatang.

Jose Mourinho Ditunjuk Sebagai Komentator Piala Dunia 2018 Oleh Televisi Rusia – Mourinho akan bekerja sama dengan mantan kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel, untuk menjadi komentator dari seri tayangan menyongsong dan selama Piala Dunia 2018 berlangsung.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan tim di RT,” ucap Mourinho. “Saya tidak sabar menghadiri Piala Dunia di Rusia musim panas ini dan membagikan pandangan saya tentang pertandingan.”

Pemimpin Redaksi RT Margarita Simonyan berujar, “Kami terus mengusahakan tim impian RT. Sekarang kami punya seorang pelatih.”

Keputusan Mourinho menandatangani kontrak menjadi komentator Piala Dunia 2018 dengan jaringan televisi yang sebelumnya bernama Russia Today itu mendapat sorotan. Jaringan televisi ini mendapat kritik sejak berdiri pada 2005.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah meresmikan jaringan televisi baru itu sebagai siaran alternatif Rusia terhadap BBC dan CNN.

FIFA Akan Buat Panduan Travel Ramah Muslim di Piala Dunia 2018


Piala Dunia 2018 akan diselenggarakan pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018 di Rusia, pada piala dunia 2018 ini FIFA akan melakukan rencana untuk para muslim yang ingin menyaksikan perhelatan sepakbola terbesar di dunia ini. Renacana ini dibuat untuk kenyamanan para semua muslim yang akan menyaksikan pertandingan nanti.

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) berencana mengeluarkan panduan perjalanan bagi sekitar 100 ribu penggemar Muslim yang diperkirakan akan menyaksikan Piala Dunia 2018 di Rusia. Panduan tersebut akan menguraikan beberapa hal seperti lokasi masjid, restoran halal, dan bahkan informasi jadwal shalat.

Sebanyak tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim lolos ke Piala Dunia yang akan dihelat di musim panas waktu Rusia. Negara tersebut di antaranya Arab Saudi, Mesir, Maroko, Iran, Tunisia, Senegal dan Nigeria.

Piala Dunia 2018 Ini FIFA Akan Buat Panduan Travel Ramah Muslim – Arab Saudi akan memulai turnamen melawan Rusia pada pertandingan pembuka di Stadion Luzhniki di Moskow pada 14 Juni mendatang. Pertandingan tersebut bertepatan dengan berakhirnya bulan puasa Ramadhan atau hari pertama perayaan Idul Fitri.

Untuk perhelatan turnamen sepak bola dunia tersebut, Mesir telah memilih Chechnya sebagai basis tim mereka. Islam adalah agama yang dominan di sana.

Sementara itu, pada 20 Juni Iran akan memainkan Spanyol di Kazan, ibu kota mayoritas Muslim di Tatarstan. Di wilayah itulah, setidaknya terdapat sekitar 50 masjid.

Sekretaris Jenderal FIFA Fatma Samoura mengatakan badan sepak bola dunia itu bertujuan membuat perhelatan tersebut senyaman mungkin bagi para penggemar Muslim yang bepergian ke Rusia untuk menyaksikan turnamen. Samoura merupakan Muslim asal Senegal.

Ia mengatakan, Piala Dunia tahun ini akan menampilkan tujuh tim yang akan memiliki mayoritas pemain Muslim. Sementara sebagian besar penggemar akan menjalankan puasa Ramadhan yang berakhir tepat sebelum pertandingan pembuka.

“Kami di FIFA ingin memastikan semua Muslim, apakah mereka pemain, staf atau penggemar memiliki semua informasi yang mereka butuhkan jika mereka menginginkannya, misalnya membeli makanan halal atau shalat,” kata Samoura, dilansir dari saluran berita Rusia RT, Rabu (7/3).

Sebelumnya pada Desember 2017, Kepala Asosiasi Sepak Bola Mesir Hany Abo Rida menyuarakan kekhawatirannya jika Ramadhan bisa menghambat persiapan negaranya menuju turnamen Piala Dunia. Menurutnya, jika para pemain berpuasa, peluang timnya kalah dalam pertandingan akan meningkat secara substansial.

“Anda harus mengerti gaya hidup mereka akan benar-benar berubah selama Ramadhan, mereka tidak akan tidur di malam hari dan tidak akan makan pada siang hari. Apakah ini persiapan yang produktif?” ujarnya.

Wow Ternyata Nonton Piala Dunia 2018 di Rusia Nanti Tidak Memerlukan Visa Loh !

Piala Dunia 2018 akan digelar di Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018, pada turnamen sepak bola terbesar di dunia ini para pengunjung yang berasal dari luar Rusia akan lebih dipermudah. Rusia bakal memberikan akses masuk tanpa Visa untuk para penonton Piala Dunia yang memang memiliki tiket pertandingan.

Namun harus diingat, anda harus terlebih dulu membeli tiket pertandingan dan itu akan menjadi akses masuk untuk anda ke Rusia.

Kebijakan ini dikeluarkan langsung oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin agar para penonton tidak kesulitan untuk terbang ke Rusia. “Rusia ingin memberi kelonggaran untuk seluruh suporter kesebelasan negara-negara yang ikut Piala Dunia agar dapat masuk ke negara ini secara gratis dengan catatan punya tiket pertandingan,” ucapnya dilansir dari football.co.uk.

Fan ID merupakan sebuah kartu yang diproduksi oleh Pemerintah Rusia bersama FIFA, yang dikhususkan untuk Anda yang sudah memiliki tiket pertandingan.


Anda harus memiliki kartu ini jika ingin diperbolehkan terbang ke Rusia pada Juni nanti. Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia, Rina Yulianti juga mengungkapkan hal yang sama dan membenarkan soal Fan ID.  “Ya. Pakai Fan ID dan tidak usah visa,” ucap Rina.

Selain diperbolehkan mengunjungi Rusia tanpa visa, memakai Fan ID ternyata memiliki kelebihan lainnya. Fan ID juga memberikan anda akses transportasi ke kota tempat pertandingan Piala Dunia berlangsung, tentunya dengan gratis.  Fan ID sendiri juga bisa langsung anda dapatkan dengan mengunjugi situs resmi yang disediakan oleh Pemerintah Rusia, fan-id.ru.

Kamis, 29 Maret 2018

Usai Kalahkan MU, Ben Yedder Gabung Timnas Prancis Piala Dunia 2018


Striker Sevilla, Wissam Ben Yedder, dipanggil untuk dapat bergabung dengan tim nasional Perancis yang tengah bersiap ke Piala Dunia 2018. Ia dipanggil untuk pertama kalinya pada Kamis, 15 Maret 2018, sehari sesudah tampil cemerlang ketika mengantar Sevilla menyingkirkan Manchester United di babak 16 besar Liga Champions.

Pada laga itu, Ben Yedder memborong 2 gol ke gawang Manchester United yang kala itu dikawal David De Gea. Dengan dua gol itu, Sevilla berhak melaju ke babak perempat final Liga Champions dengan keunggulan agregat 2-1.

melihat performanya itu, seperti dilansir Reuters, Ben Yedder langsung menerima panggilan dari pelatih Perancis, Didier Deschamp. Ia masuk di dalam skuad Les Blues untuk laga uji coba melawan Kolombia pada 23 Maret mendatang dan kontra Rusia empat hari setelahnya.

Kedua laga itu akan dilakoni oleh skuad Les Blues untuk mempersiapkan ajang Piala Dunia yang bakal digelar saat pertengahan Juni mendatang di Russia. Pada ajang empat tahunan itu, Perancis akan tergabung ke dalam Grup C bersama Australia, Peru, dan Denmark.

Dalam kariernya, Ben Yedder telah bergabung dengan Sevilla sejak 2016 silam, setelah sebelumnya meniti karier di klub Liga Prancis, Touluse. Di Sevilla, pada musim lalu, pemain berjulukan Benyebut itu berhasil menyumbang 18 gol. Sedangkan musim ini, ia juga sudah mencetak 17 gol, termasuk delapan di Liga Champions.

Lionel Messi Tinggalkan Tribun Lebih Awal Setelah Argentina Dibantai Spanyol


Argentina berkunjung ke Spanyol dalam pertandingan persahabatan Internasional di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Rabu (28/3/2018) dini hari WIB. pada laga tersebut secara mengejutkan Argentina yang tidak diperkuat Lionel Messi takluk dengan skor telak 6-1 oleh Spanyol.

Pada laga melawan Spanyol, Lionel Messi harus menyaksikan laga di royal box bersama dengan Manuel Lanzini, pemain West Ham United karena dia masih dalam masa penyembyhan akibat cedera hamstring yang dideritanya.

Messi pun beberapa kali disorot oleh kamera televisi. Namun, bintang timnas Argentina dan Barcelona itu kemudian memilih untuk pergi dari royal box stadion hanya tiga menit  setelah timnas Spanyol mencetak gol keenamnya di pertandingan ini.

Pada laga tersebut Spanyol berhasil melesatkan enam gol yang dicetak oleh Isco dengan tigal golnya alias hattrick yang dicetak di menit (27′, 52′, dan 74′) dan sisanya masing-masing dicetak oleh Diego Costa (12′), Thiago Alcantara (55′), serta Iago Aspas (73′). Timnas Argentina hanya mendapatkan satu gol hiburan dari Nicolas Otamendi (39′).

Bagi Lionel Messi, kekalahan ini terbilang menyakitkan karena ia tidak bisa membantu rekan setimnya berjuang di lapangan. Sebelumnya, La Pulga juga absen saat Argentina mengalahkan Italia 2-0 di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu (24/3/2018).

Spanyol dan Brasil Petik Kemenangan Di Pertandingan Persahabatan Piala Dunia 2018



Pada pekan ini beberapa pertandingan Persahabatan Internasional digelar oleh negara-negara peserta Piala Dunia sebelum menjalani laga sesungguhnya di Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018 nanti. beberapa hasil mengejutkan tersaji pada pertandingan uji coba Internasional tadi malam.

Timnas Argentina secara mengejutkan dibantai oleh timnas Spanyol pada laga persahabatan internasional tadi malam, Argentina yang tak diperkuat oleh Lionel Messi dilibas dengan skor 6-1 oleh Spanyol.

Pada laga lain Timnas Jerman yang menjamu Timnas Brasil di Olympiastadion, Berlin harus menelan pil pahit saat dipermalukan Brasil di depan publik mereka sendiri dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang Brasil dicetak oleh Gabriel Jesus.

Selanjutnya di laga lain Timnas Inggris menjalani laga dengan menjamu timnas Italia di Stadion Wembley, pada laga Inggris vs Italia ini kedua tim harus puas dengan hasil imbang 1-1. Lorenzo Insigne menjadi penyelamat Italia karena gol nya di menit-menit akhir lewat titik putih menyelamatkan Italia dari kalahan karena tertinggal terlebih dahulu oleh gol Jamie Vardy.

Sementara itu, Prancis dan Belgia tidak mengalami kesulitan untuk meraih kemenangan pada laga uji coba internasional kali ini. Prancis yang dijamu tuan rumah Piala Dunia 2018, Rusia, menang dengan skor 3-1. Adapun, Belgia berhasil mengalahkan Arab Saudi 4-0.

Hasil Pertandingan Persahabatan Internasional 

Spanyol 6-1 Argentina

Diego Costa 12′, Isco 27′, 52′, 74′, Thiago Alcântara 55′, Iago Aspas 73′; Nicolas Otamendi 39′

Jerman 0-1 Brasil

Gabriel Jesus 37′

Rusia 1-3 Prancis

Fedor Smolov 68′; Kylian Mbappé 40′, 83′, Paul Pogba 49′

Inggris 1-1 Italia

Jamie Vardy 26′; Lorenzo Insigne 87′-pen

Belgia 4-0 Arab Saudi

Romelu Lukaku 13′, 39′, Michy Batshuayi 77′, Kevin De Bruyne 78′

Nigeria 0-2 Serbia

Aleksandr Mitrovic 68′, 81′

Denmark 0-0 Chile

Jepang 1-2 Ukraina

Tomoaki Makino 41′; Naomichi Ueda 21′-bd, Oleksandr Karavaev 69′

Polandia 3-2 Korea Selatan

Robert Lewandowski 32′, Kamil Grosicki 45′, Piotr Zielinski 90′; Lee Chang-min 85′, Hwang Hee-chan 87′

Iran 2-1 Aljazair

Sardar Azmoun 11′, Mehdi Taremi 19′; Rafik Chafai 56′

Pantai Gading 2-1 Moldova

Roger Assalé 20′, Nicolas Pépé; Artur Ionita 59′

Kolombia 0-0 Australia

Swiss 6-0 Panama

Blerim Dzemaili 22′, Granit Xhaka 31′-pen, Breel Embolo 33′, Steven Zuber 39′, Josip Drmic 49′, Fabian Frei 68′

Montenegro 2-2 Turki

Mirko Ivanic 45′, Stefan Mugosa 87′; Cengiz Under 11′, Okay Yokuslu 23′

Mesir 0-1 Yunani

Nikolaos Karelis 29′

Tunisia 1-0 Kosta Rika

Wahbi Khazri 36′

Hungaria 0-1 Skotlandia

Matt Phillips 48′

Senegal 0-0 Bosnia

Hasil Pertandingan Persahabatan Piala Dunia 2018, Spanyol Sukses Permalukan Argentina


Spanyol menjalankan pertandingan persahabatan Internasional melawan Argentina di Wanda Metropolitano, Rabu (28/3) dini hari WIB. Hasil mengejutkan terjadi pada laga tersebut, pada laga itu Argentina secara mengejutkan kalah telak oleh Spanyol dengan skor 6-1.

Pada laga tersebut Lionel Messi tidak bisa bermain karena cedera. Enam gol Spanyol pada laga tersebut dicetak masing-masing oleh Diego Costa, Thiago Alcântara, Iago Aspas dan tiga gol dicetak oleh Isco.

Hasil Pertandingan Persahabatan Piala Dunia 2018 – Spanyol Permalukan Argentina – Pelatih Julen Lopetegui melakukan dua perubahan dalam formasinya dengan memainkan Marco Asensio dan Diego Costa. Sementara itu, Argentina masih tampil tanpa Lionel Messi.

Mimpi buruk Argentina langsung dimulai di menit ke-12. Sodoran Asensio dari depan kotak penalti tanpa kesulitan langsung diteruskan sontekan Diego Costa ke gawang Argentina. Namun Costa langsung mengerang kesakitan setelah berbenturan dengan lutut Romero.

Hasil Pertandingan Persahabatan Piala Dunia 2018 – Spanyol Permalukan Argentina – La Roja menggandakan keunggulan di menit ke-27 lewat Isco. Umpan Asensio dari sisi kanan berhasil disambut tembakan mendatar Isco yang tak mampu dihentikan Caballero.

Jelang jeda turun minum, Albiceleste mampu memangkas defisit gol lewat Nicolas Otamendi. Tandukan bek Manchester City itu sebenarnya tak terlalu keras, namun David de Gea terlambat bereaksi. Skor 2-1 untuk Spanyol di paruh pertama.

Pada babak kedua Argentina tidak mampu bangkit dan justru kebobolan lebih banyak. Pergerakan cerdas Iago Aspas berhasil memancing bek-bek Argentina, lalu bola digelindingkan ke kotak penalti. Isco langsung menyambar bola dan mengembalikan keunggulan dua gol La Roja di menit 52.

Spanyol semakin menambah keunggulannya di menit ke-55. Isco dari sisi kanan mengirim umpan kepada Aspas, yang gagal mengeksekusi bola, beruntung Thiago berada di belakangnya dan berhasil menceploskan bola ke gawang Argentina.

Ketika pemain Argentina sibuk menyerang, lini belakang mereka sedikit terbuka.Umpan jauh De Gea gagal diantisipasi Otamendi dan Rojo yang membuat Aspas bisa menguasai bola dan mengarahkan bola ke gawang Caballero, SPanyol menambah keunggulan mereka di menit ke-73.

i menit ke-74, Aspas menambah nestapa Romero dengan gol cepatnya dan Isco mencatatkan hat-trick usai mengobrak-abrik pertahanan Albiceleste semenit kemudian.

Messi kedapatan meninggalkan lapangan setelah gol keenam Spanyol tercipta. Adapun tak ada gol tambahan dan kemenangan 6-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Piala Dunia 2018 Akan Menjadi Mimpi Besar Nigeria


Piala Dunia akan digelar di Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018 di Rusia, pada Piala Dunia 2018 ini Nigeria mrupakan salah satu peserta di partai final di Rusia nanti. Sebelum perhelatan sepakbola terbesar di dunia itu diselenggarakan trofi Piala Dunia akan di perkenalkan di seluruh negara-negara di dunia.

Trofi Piala Dunia saat ini tengah dibawa mengelilingi 10 negara di Afrika, satu di antaranya Nigeria. Trofi tersebut mampir di Lagos, Nigeria, pada Jumat (9/3/2018).

Kehadiran trofi tersebut melecut harapan tim-tim Afrika menjelang Piala Dunia 2018. Namun, seberapa besar kans tim asal Afrika menjuarai Piala Dunia 2018?

“Itu semua meliputi semua hal, tim-tim siap secara fisik dan mental. Kesejahteraan mereka harus dijaga suipaya bisa turun ke lapangan dan memenangi pertandingan,” kata fan sepak bola asal Nigeria, Edward Adewunmi, seperti dilansir BBC.

“Ketika kami mendapatkan poin stabilitas dan semua direncanakan dengan layak, maka mungkin kami bisa melihat tim asal Afrika menjuarai Piala Dunia. Saya rasa ini (menyentuh trofi) adalah jarak terdekat kami dengan trofi. Saya tak yakin ada negara di Afrika yang bisa juara di Rusia,” imbuh Adewunmi.

Super Eagles, julukan Nigeria, akan mencatatkan penampilan keenam di Piala Dunia. Mereka menjejak babak 16 besar pada 1994, 1998, dan 2014, tapi tersingkir di penyisihan grup pada 2002 dan 2010.

Mantan pemain timnas Nigeria, Femi Opabunmi, berharap kehadiran trofi tersebut memompa semangat para pemain menjelang Piala Dunia 2018 di Rusia.

“Melihat trofi tersebut di sini adalah motivasi besar untuk meyakini bahwa secepatnya Nigeria dapat memenanginya,” ujar Opabunmi.

“Senegal kuat, Nigeria bagus, dan Mesir juga dapat mengejutkan dunia. Kami punya skuat muda dan kadang ini bukan soal pengalaman, tapi teknik dan kekuatan yang membawa menuju kesuksesan,” imbuh Opabunmi, mengenai kans Nigeria pada Piala Dunia 2018.

Ini Dia, Beberapa Pemain Bintang Dunia Yang berkemungkinan Absen Di Piala Dunia 2018


Piala Dunia 2018 akan di gelar di Rusia pada 14 Juni hingga 15 juli 2018 nanti, semua peserta pagelaran sepak bola terbesar di dunia itu tengah mempersiapkan skuat mereka untuk tampil di ajang ini.

Sebelum menjalani laga tersebut, seluruh peserta harus mendaftarkan beberapa pemain mereka. Namun hingga kini masih ada beberapa pemain andalan di beberapa negara yang masih dibekap cedera.

Salah satu di antara yang diragukan kondisinya adalah striker Brasil Neymar Jr yang saat ini masih dibekap cedera metatarsal. Meski sudah menjalani serangkaian operasi di Belo Horizonte, penyerang Paris Saint-Germain (PSG) itu kabarnya baru akan pulih dalam dua bulan ke depan.

Beberapa Pemain Bintang Dunia Yang berkemungkinan Absen Di Piala Dunia 2018 – Secara matematis, waktu pulihnya bomber berusia 26 tahun itu akan sangat mepet dengan laga perdana Brasil di Piala Dunia 2018. Sebab Tim Samba akan melakoni laga pertama di kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut melawan Swiss pada 16 Juni. Hal tersebut membuat Pelatih Brasil Tite merasa cemas.

“Neymar pemain unik, dan menurut saya dia merupakan satu dari tiga pemain terbaik di dunia saat ini. Tentunya saya harus bersiap untuk mencari pengganti yang ideal untuknya,” kata Tite dikutip Marca.

Tak hanya Neymar, beberapa pemain tangguh lainnya pun terncam tak bisa ikut terbang ke Rusia dengan berbagai alasan. Berikut daftar nama-nama pemain tersebut:

Brasil

Selain Neymar yang cedera, Tim Samba juga tampaknya tak akan memanggil David Luiz yang sudah jarang bermain di Chelsea. Dari 30 laga yang sudah dilalui The Blues di Premier League, Luiz baru melakoni 10 laga.

Bek kiri Manchester City Danilo pun terancam absen karena minim mendapat kesempatan dari Pelatih City Pep Guardiola untuk berlaga. Dari total 30 pertandingan, mantan penggawa Real Madrid itu baru 17 kali berlaga.

Jerman

Tim yang berjuluk Der Panzer itu terancam tak bisa diperkuat kiper utamanya yakni Manuel Neuer akibat masih diterpa cedera retak kaki. Hingga kini, belum dapat dipastikan kapan penjaga gawang Bayern Muenchen itu akan merumput.

Selain Neuer, Jerman juga masih kehilangan Marco Reus yang masih dibekap cedera otot. Pahlawan kemenangan Der Panzer pada Piala Dunia 2014 Mario Gotze juga diprediksi akan dikesampingkan Pelatih Jerman Joachim Loew. Sebab Goetze seperti tak bertaji di Borussia Dortmund. Dari 26 laga, Goetze baru 16 kali tampil dan hanya menorehkan enam gol.

Argentina

Tim yang pernah dua kali merengkuh trofi Piala Dunia itu memang memiliki segudang bomber tajam dalam skuatnya. Selain Lionel Messi terdapat pula Sergio Aguero dan Mauro Icardi. Bahkan, nama pemain tangguh seperti Paulo Dybala pun sempat terpinggirkan karena kalah bersaing dengan Icardi dalam beberapa kesempatan laga uji coba.

Kini, posisi yang biasa dimainkan Dybala pun sudah diisi dengan baik oleh Messi. Menarik untuk ditunggu siapa di antara kedua pemain tersebut yang akan diajak Pelatih Argentina Jorge Sampaoli untuk terbang ke Rusia.

Inggris

Daniel Sturridge dan Harry Kane merupakan dua nama pemain beken dari tanah Britania yang terancam tak merumput di Rusia. Sturridge saat ini tengah dibekap cedera hamstring. Masih belum dipastikan berapa lama mantan pemain Liverpool itu akan diparkir.

Sedangkan Kane masih dihantui cedera engkel dan pihak klub memprediski sang bomber akan pulih dalam tempo waktu sebulan. Andai pemain bernomor punggung 9 itu tak bisa berangkat ke Rusia Soutghate sudah menyiapkan nama-nama seperti Jamie Vardy dan Danny Welbeck.

Selasa, 27 Maret 2018

Piala Dunia 2018, Macos Rojo Yakin Argentina Juara Karena Ada Lionel Messi


Lionel Messi di Argentina, Marcos Rojo Yakin Bisa Juarai Piala Dunia 2018 – Argentina akan menjadi salah satu peserta Piala Dunia 2018 nanti di Rusia, Argentina juga menjadi salah satu tim yang diunggulkan akan menjadi juar di Piala Dunia 2018 nanti.

Bek Manchester United Marcos Rojo juga] meyakini Argentina punya peluang besar untuk menjuarai Piala Dunia 2018 bersama Lionel Messi.

Messi tak terbantahkan lagi merupakan salah satu pemain terbaik di dunia, dengan ia nyaris mengantar negaranya menjadi juara di gelaran empat tahun lalu yang dilangsungkan di Brasil, meski akhirnya harus kalah dari Jerman di final.

Lionel Messi di Argentina, Marcos Rojo Yakin Bisa Juarai Piala Dunia 2018 – Bintang Barcelona Messi berhasil membawa Albiceleste ke putaran final untuk Rusia mendatang lewat hat-trick yang ia cetak ke gawang Ekuador di partai terakhir babak kualifikasi pada Oktober lalu, dan Rojo optimistis menyoal peluang negaranya.

“Ini akan sulit untuk menjuarai Piala Dunia namun kami percaya pada kemampuan kami,” kata Rojo kepada laman resmi klub. “Kami punya pemain terbaik di dunia, Lionel Messi, dan kami semua punya hati besar ketika mengenakan jersey Argentina.”

Lionel Messi di Argentina, Marcos Rojo Yakin Bisa Juarai Piala Dunia 2018 – Di Piala Dunia nanti, Argentina terundi di Grup D bersama Kroasia, Islandia dan Nigeria. Pasukan Jorge Sampaoli itu akan memainkan laga perdananya di Rusia dengan menghadapi Islandia di Otkrytiye Arena pada Sabtu (16/6) malam WIB.

Mengintip Cantik & Seksinya Victoria Lopyreva si Duta Piala Dunia 2018


Pada tahun 2018 ini Piala Dunia akan kembali bergulir. Direncanakan akan mulai kick off pada 14 Juni, yang artinya hanya tinggal beberapa bulan lagi. Persiapan tentunya sudah dilakukan oleh ke-32 negara peserta ajang sepak bola paling besar dan bergengsi di dunia ini.


Tak hanya para tim nasional, panitia penyelenggara pun telah menyiapkan rancangan agar Piala Dunia edisi kali ini ditonton langsung oleh banyak orang. Salah satu caranya adalah dengan menunjuk Victoria Lopyreva sebagai duta Piala Dunia 2018 yang akan diselenggarakan di Rusia.


Victoria adalah seorang model yang juga pemegang gelar Miss Rusia pada tahun 2003. Selain aktif sebagai model, ia juga sering didapuk menjadi presenter beberapa acara televisi termasuk acara olahraga. Wanita 34 tahun ini adalah mantan istri dari pesepak bola timnas Rusia, Fyodor Mikhaylovich Smolov. Dekat dengan dunia sepak bola, menjadikan FIFA tak ragu untuk menunjuknya sebagai duta Piala Dunia 2018.

Yuk Kenali Telstar 18, Bola Resmi Piala Dunia 2018 Rusia

Piala Dunia 2018 akan diselenggarakan pada tahun ini, Piala Dunia 2018 ini akan digelar di Rusia pada tanggal 14 Juni hingga 15 Juli 2018. FIFA selaku otoritas tertinggi dalam dunia sepakbola resmi meliris bola yang akan digunakan pada seluruh pertandingan dalam ajang Piala Dunia 2018 di Rusia.


Pada 9 November 2017 yang lalu FIFA secara resmi menggelar acara launching Bola resmi Piala Dunia 2018 yang diberi nama Telstar 18 yang bertempat di Moskow, Rusia.

Insipirasi dan Arti Nama

Bola yang diberi nama Telstar 18 dibuat dan terinsipirasi langsung dari salah satu bola paling ikonik yang pernah digunakan di Piala Dunia 1970 di Meksiko, Telstar. Keinginan tersebut juga tergambar langsung dari nama yang digunakan, Telstar akronim dari Television Star atau Star of Television (bintang televisi).

Keputusan yang diambil oleh FIFA tersebut diharapkan dengan kehadiran dari Tetlstar 18 mampu mengangkat pamor bola resmi Piada Dunia yang pernah dilakukan oleh pendahulunya Telstar pada 1970 beberapa dekade silam.

Desain

Bicara soal bola pada masa kini tentu saja tidak lepas dari desain yang modern. Desain yang digunakan pada Bola Resmi Piala Dunia 2018 hampir mencapai 90% kemiripan dengan pendahulunya. Desain yang terbilang simpel dengan dasar putih dan beberapa motif berwarna hitam terlihat begitu elegant.

Perbedaannya jika pada Telstar 1970 menggunakan motif pentagonal dengan warna hitam, pada Telstar 18 motif hitam memiliki desain yang menyerupai bentuk jajargenjang dengan sentuhan tambahan mozaik antara hitam dan putih yang membuat tampilannya terlihat begitu modern.

Warna hitam dan putih dipilih agar bola dapat terlihat dengan jelas ketika kita menyaksikan siaran langsung Piala Dunia 2018 dari layar kaca ataupun smartphone. Motifnya tersebut sepintas juga menyerupai satelit komersial pertama yang diluncurkan keluar angkasa pada juli 1962, Telstar.

Teknologi pada Telstar 18

Selain memiliki desain yang lebih modern daru segi penampilan dibandingkan dengan pendahulunya, Telstar 18 telah mengalami peningkatan kualitas yang jauh lebih baik dengan bantuan teknologi yang begitu berkembang pada saat ini.

Adidas selaku produsen dari Bola Resmi Piala Dunia 2018 menyematkan teknologi mutakhir yang diyakini akan membantu pemain untuk dapat menendang dan mengarahkan bola dengan tingkat ke akuratan yang maksimal.

Tidak sampai disitu saja, Telstar 18 juga dipasangkan Chip NCF yaitu Near Field Communication yang akan membuat para penonton dapat merasakan sensasi bola saat berada dilapangan pertandingan lewat layar smartphone.

Rabu, 14 Maret 2018

Daftar Juara Piala Dunia Dari Tahun 1930 Sampai 2014

Foto (c) salingsharingyuks

Piala Dunia atau World Cup memiliki nama resmi FIFA World Cup adalah merupakan sebuah kejuaraan tertinggi di dunia sepakbola. Turnamen yang mempertemukan seluruh negara-negara di dunia ini kemungkinan bahkan merupakan acara olahraga yang paling populer di dunia, menarik jutaan pemirsa televisi dalam setiap edisinya.

Kompetisi pertama untuk Piala Dunia ini diselenggarakan pada tahun 1930 oleh FIFA dan dimenangkan oleh tuan rumah Uruguay. Kompetisi ini berlangsung setiap empat tahun namun Piala Dunia absen di tahun 1942 dan 1946 karena terjadinya Perang Dunia II.

Saat ini Piala Dunia memiliki babak eliminasi sebelum melaju ke babak putaran final yang disebut dengan Pra-Piala Dunia atau babak kualifikasi. Seluruh negara di dunia terlibat dalam babak kualifikasi ini berdasarkan zona atau wilayahnya masing-masing. Seluruh tim pemenang yang mendapatkan jatah atau tiket langsung kebabak final akan terkumpul sejumlah 32 tim nasional dari seluruh benua.

Tidak seperti sepakbola di Olimpiade, tim-tim yang berkompetisi di Piala Dunia tidak dibatasi oleh usia tertentu atau status. Pemain yang berusia diatas atau kurang dari 23 tahun boleh berkompetisi di kejuaraan ini dengan status profesional atau amatir. Jadi kompetisi ini lebih mendekati konteks terbaiknya sebagai sebuah turnamen atau kejuaraan berlabel dunia sesungguhnya.

Pemenang akan mendapatkan status sebagai juara dunia dan akan mendapatkan sebuah Piala. Dari tahun 1930 hingga 1970 Piala Dunia mengenal sebuah Trophy yang disebut dengan Jules Rimet Cup. Dinamai demikian untuk menghormati jasa dari pelopor berlangsungnya Piala Dunia, Jules Rimet seorang ketua FIFA asal Prancis.

Piala Jules Rimet ini telah diberikan secara permanen kepada Brasil pada tahun 1970 yang menjadi negara pertama yang mampu meraih tiga kali kemenangan di Piala Dunia yakni tahun 1958, 1962 dan 1970. Untuk menggantikan Jules Rimet Cup ini, FIFA membuat sebuah Piala baru yang diberi nama FIFA World Cup.

Daftar Lengkap Juara Piala Dunia ( 1930 – 2014 )

TAHUNHASIL
1930Uruguay4Argentina2
1934Italia*2Cekoslowakia1
1938Italia4Hungaria2
1950Uruguay2Brasil1
1954Jerman Barat3Hungaria2
1958Brasil5Swedia2
1962Brasil3Cekoslowakia1
1966Inggris*4Jerman Barat2
1970Brasil4Italia1
1974Jerman Barat2Belanda1
1978Argentina*3Belanda1
1982Italia3Jerman Barat1
1986Argentina3Jerman Barat2
1990Jerman Barat1Argentina0
1994Brasil**0Italia0
1998Prancis3Brasil0
2002Brasil2Jerman0
2006Italia**1Prancis1
2010Spanyol*1Belanda0
2014Jerman*1Argentina0
* Menang lewat perpanjangan waktu
** Menang Lewat Adu Penalti

Hingga saat ini baru ada delapan negara saja di seluruh dunia yang mampu mengangkat Trophy Piala Dunia ini. Brasil menjadi negara tersering menjadi juara dengan koleksi lima gelar juara disusul oleh Italia dan Jerman ( Jerman Barat ) dengan masing-masing meraih empat gelar juara. Sedangkan Spanyol menjadi negara baru terakhir yang mampu menjadi juara yang diraihnya pada tahun 2010 di Afrika Selatan.

Selasa, 13 Maret 2018

Kilas Balik, Sejarah Piala Dunia FIFA

Foto (c) SINDOnews

Di seluruh cabang olahraga agaknya tidak ada satu pun kejuaraan yang mampu menandingi gemerlap dan meriahnya ajang Piala Dunia FIFA. Sejak pertama kali digelar pada tahun 1930, kejuaraan nomor satu dari FIFA ini terus berkembang dan mencapai popularitas dan prestise yang tinggi.

Sejarah Piala Dunia dimulai ketika sekelompok pengurus sepakbola di negara Prancis yang dipimpin oleh Jules Rimet mengemukakan sebuah gagasan untuk mempertandingkan cabang olahraga antar negara sehingga didapatkan sebuah negara yang benar-benar kuat di dunia. Negara yang menjadi juara akan mendapatkan sebuah trophy dan mendapatkan gelar sebagai juara dunia.

Hal tersebut dikemukakan dalam rapat pengurus FIFA pada tahun 1920 dan mendapatkan respons yang positif. Untuk mewujudkan hal tersebut dibuatlah sebuah trophy dari emas asli yang dinamakan Piala Jules Rimet. Sepuluh tahun kemudian, turnamen sepakbola pertama antara negara-negara di dunia di pentaskan di Uruguay yang terpilih menjadi tuan rumahnya.

Piala Dunia dengan trophy Jules Rimet ini di pertandingkan tiga kali hingga Perang Dunia kedua mengakhiri untuk sementara kejuaraan tertinggi sepakbola ini.

Usai berakhirnya Perang Dunia, Piala Dunia FIFA dilanjutkan dan semenjak itu status dan popularitasnya dengan cepat menanjak dan menjadi olahraga tunggal yang terbesar di dunia modern.

Pada tahun 1958 FIFA memutuskan untuk memilih tuan rumah secara bergantian antara Eropa dan Amerika hingga kemudian pada tahun 1996 Komite Eksekutif FIFA memutuskan untuk memilih Korea Selatan dan Jepang sebagai tuan rumah Asia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Sejak tahun 1930, Piala Dunia telah berlangsung selama 16 kali dan hanya menampilkan tujuh negara saja sebagai pemenangnya. Berbagai kejadian heroik, drama dan kejadian luar biasa lainnya telah turut menjadikan ajang ini sebagai turnamen yang paling di tunggu oleh seluruh penggemar sepakbola di seluruh dunia seperti ketika Amerika Serikat mengalahkan Inggris pada tahun 1950, Italia dikalahkan oleh Korea Utara pada tahun 1966, kemunculan Kamerun pada tahun 1980-an serta tentu saja kekalahan Argentina sebagai juara bertahan Piala Dunia atas Kamerun di Italia.

Hari ini, Piala Dunia FIFA telah menjadi ajang olahraga yang paling ditunggu. Pada Piala Dunia 1998 di Prancis jumlah penonton pertandingan ini mencapai total 37 Miliar termasuk sekitar 1,3 Miliar penonton di seluruh dunia hanya untuk satu partai final Piala Dunia. Sementara lebih dari sekitar 2,7 juta orang berkumpul untuk menyaksikan 64 pertandingan secara langsung di stadion-stadion Prancis.

Selama bertahun-tahun Piala Dunia memang telah menghasilkan banyak perubahan namun bagaimana pun fokus utama tetaplah sama pada trophy emas berkilauan yang menjadi ambisi utama setiap pesepakbola di seluruh dunia.

Selasa, 27 Februari 2018

Ini Daftar Kiper Terpendek yang Pernah Memukau Dunia

Foto (c) Bola - Metrotvnews.com
Kiper itu identik dengan postur yang tinggi menjulang. Ya meskipun gak menjulang-menjulang banget sih tapi biasanya di Eropa standar tinggi kiper itu ya 180-an lah. Di Liga Inggris aja, kiper yang dinobatkan sebagai kiper terpendek itu Claudio Bravo dengan tinggi 184 cm. Walah kebayang gak sih tinggi segitu dibilang pendek? Hahaha. Tapi kenyataannya nih guys, banyak juga kok kiper yang memiliki postur yang cukup mungil buat jadi seorang kiper profesional. Mereka itu bisa dibilang sukses loh dan bahkan beberapa dari mereka berhasil memukau dunia.

Berikut kami merangkum daftar kiper terpendek yang pernah memukau dunia seperti yang dilansir oleh HowThePlay.

Pedro Manuel Benitez Arpolda ( 166 CM )
Foto (c) Wikipedia

Kiper yang lahir pada 1901 ini  tercatat menjadi kiper terpendek yang pernah tampil di pentas Piala Dunia. Pria kelahiran Paraguay ini menjadi kiper utama Paraguay saat memperkuat timnya di Piala Dunia 1930 yang saat itu berlangsung di Uruguay. Meski ia bertubuh mungil, Ia justru menjadi tumpuan Paraguay di bawah mistar kala itu.

Jorge Campos (168 cm)
Foto (c)  Remezcla
Pria asal Meksiko ini masih diingat banyak orang karena selalu tampil dengan menggunakan pakaian warna -warni. Kiper ini juga memiliki gaya yang akrobatik dalam menjaga gawangnya.

Ia juga pemain yang dinamis di dalam dan luar kotak penalti. Dia mampu menutupi kekuranganya-kekurangannya dengan memanfaatkan kekuatan utamanya yakni cepat dan melompat tinggi. Campos memulai karirnya di tahun 1988 di Meksiko bersama UNAM Pumas. Ia terpilih menjadi kiper utama dan memenangkan Liga Meksiko di musim 1990-1991 bersama Pumas.

Saat tahun 1998, Campos melanjutkan karirnya di Amerika Serikat, ia memperkuat tim MLS, Chicago Fire. Ia berhasil membawa Chicago menjuari Liga MLS ditahun pertamnya bersama Chicago Fire.

Francesco Quintini (168 cm)
Foto(c) it.wikipedia.org
Pria yang lahir pada tahun 1952 ini bergabung bersama AS Roma di tahun 1971. Quintini tercatat menjadi kiper terpendek di Serie A Italia pada musim 1971/1972 dan memperkuat klub Serigala Ibu Kota hingga musim 1997.

Meski memiliki postur yang pendek, ia justru selalu tampil menjadi starting line up mengalahkan kiper AS roma Lainnya yang berpostur lebih tingg darinya. Berkat bakatnya juga, Ia berhasil mempersembahkan trofi Anglo-Italia pada 1972.

Juan Botasso (169 cm)
Foto (c)Wikipedia
Penjaga gawang ini tercatat menjadi salah satu kiper terbaik dari Agentina di eranya. Pria yang lahir tahun 1908 ini memulai karirnya pada tahun 1927, bergabung dengan klub lokal Argentino de Quilmes. Pada 1930 ia kemudian pindah ke Racing Club de Avellaneda dan bermain hingga tahun 1938.

Meskipun tinggi badannya terhitung pendek, ia mampu mengamankan tempat di timnas Argentina dan menjadi kiper utama di kompetisi Piala Dunia 1930 yang saat itu berlangsung di Uruguay.

Ini Dia Pemain Liga Indonesia yang Pernah Bermain di Piala Dunia

Foto (c) Africa Top Sports
Bagi dunia sepakbola, 2018 merupakan tahun yang sangat bersejarah. Pasalnya, event empat tahunan bertajuk Piala Dunia akan kembali digelar. Kali ini, Rusia menjadi negara yang beruntung karena dapat menjadi tuan rumah bagi 31 tim nasional lain yang terbaik dan lolos melalui fase kualifikasi.

Sejauh ini, Indonesia baru berpartisipasi sebanyak satu kali pada tahun 1938 silam. Dan itupun, masih menggunakan nama Hindia Belanda.

Meski nampak kesulitan untuk menembus kompetisi terakbar di dunia itu lagi, kompetisi lokal Liga Indonesia selalu dipenuhi “para alumni” dari pemain yang pernah berpartisipasi di Piala Dunia. Siapa saja mereka? Berikut ini ulasannya:

1. Peter Odemwingie
Foto (c) Goal.com
Seolah tak mau kalah dari Persib Bandung, Madura United juga mendatangkan pemain kelas dunia bernama Peter Odemwingie yang pernah merumput dengan salah satu klub Liga Primer Inggris, Stoke City. Kerennya lagi, Odemwingie juga tercatat sebagai pemain timnas Nigeria yang bermain di Piala Dunia 2010 dan 2014. Bahkan, ia mencetak gol ketika melawan Bosnia.

2. Michael Essien
Foto (c) Guardian Nigeria
Pada tahun 2017 lalu, Persib Bandung sukses mendatangkan mantan pemain Chelsea dan Real Madrid bernama Michael Essien. Pesepakbola berusia 35 tahun ini juga tercatat pernah membela tim nasional Ghana dalam dua periode Piala Dunia, yakni pada tahun 2006 dan 2010. Prestasi terbaiknya ketika membela timnas adalah mencapai perempatfinal Piala Dunia, tepatnya delapan tahun silam.

3. Didier Zokora
Foto (c) Juara.net - BolaSport.com
Di antara dua pemain sebelumnya, nama Zokora bisa dibilang yang paling tidak beruntung. Pasalnya, ia hanya bermain sebentar di Semen Padang. Walaupun begitu, pesepakbola berusia 37 tahun ini pernah membela Pantai Gading dalam dua periode Piala Dunia, yakni 2006 dan 2010. Tidak berjuang sendiri, mantan pemain Tottenham Hotspur ini bersanding dengan Didier Drogba serta Toure bersaudara.